Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Berpacu dengan Waktu di Wae Ri’i: Mengapa Operasi Katarina Tak Bisa Menunggu Lagi?

Gambar
MANGGARAI, Pena Indonesia  — Sebuah kursi di salah satu ruang kelas SMKN 1 Wae Ri’i kini tak berpenghuni. Pemiliknya, Katarina Jebarung, sedang tidak dalam masa liburan. Sejak beberapa waktu lalu, siswi yang dikenal tekun ini terpaksa menanggalkan seragamnya demi menjalani perawatan intensif. ​Katarina sedang berhadapan dengan diagnosa tumor . Sebuah kondisi medis yang menuntut penanganan bedah dalam waktu dekat. ​ Fakta di Balik Diagnosa ​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kondisi fisik Katarina menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Pihak medis telah memberikan sinyal bahwa tindakan operasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. ​Namun, di balik urgensi kesehatan tersebut, muncul tantangan logistik dan finansial yang nyata. Keluarga Katarina kini berada di titik persimpangan: antara kebutuhan medis yang mendesak dan keterbatasan biaya operasional yang melampaui kemampuan ekonomi harian mereka. ​ Kebut...

Kupang Darurat Sampah? dr. Chris Tantang Lurah se-Kota Kupang Rebutan Rp100 Juta: Ubah Mental 'Bukan Tugas Saya' Jadi Tanggung Jawab!

Gambar
KUPANG, Pena Indonesia – " Jangan tanya apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyalah apa yang bisa kamu berikan untuk negaramu. " Kutipan ikonik itu seolah menjadi ruh dalam peluncuran Lomba Kebersihan Antar Kelurahan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Kupang bersama Komunitas Beta Bersih (KBB), Jumat (27/2). ​Bertempat di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, dr. Christian Widodo resmi membuka kompetisi yang memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp100 juta. Namun bagi pria yang akrab disapa dr. Chris ini, angka tersebut bukanlah poin utama, melainkan sebuah simbol cinta dan dedikasi warga terhadap kotanya. ​ Filosofi "Beta": Perubahan dari Diri Sendiri ​Dalam sambutannya yang penuh semangat, Wali Kota Kupang memberikan apresiasi setinggi langit kepada Komunitas Beta Bersih. Ia menilai, kehadiran komunitas ini adalah bukti nyata bahwa semangat swadaya masyarakat di Kota Kupang mulai bertumbuh subur. ​" Ini adalah bukti cinta. Mereka tidak hanya ...

Gebrakan Baru NTT: Lima Tim Khusus Dibentuk untuk Pangkas Kemiskinan dan Bocoran Pajak

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Gubernur NTT, Melki Laka Lena, resmi menekan pedal gas untuk mempercepat pembangunan di Nusa Tenggara Timur. Tak ingin terjebak dalam birokrasi yang kaku, Gubernur membentuk lima tim kerja khusus lintas sektor yang akan bekerja berdasarkan kompetensi, bukan sekadar jabatan. ​Langkah ini diumumkan dalam Rapat Koordinasi di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Jumat (27/2/2026). Melki menegaskan bahwa tim ini dibentuk untuk memangkas jalur koordinasi yang biasanya panjang dan melelahkan.  ​ Bekerja Berbasis Kapasitas, Bukan Sekadar Posisi ​Tim ini punya komposisi unik: 60% pejabat struktural dan 40% staf. Mereka dipilih karena kemampuan pribadinya, bukan hanya karena kursi yang mereka duduki. " Pengalaman saya, konsolidasi itu kunci. Jangan sampai energi kita habis karena program yang jalan sendiri-sendiri, " ujar Melki tegas. ​ Berikut adalah lima fokus utama yang akan digarap: 1. ​Akselerasi Program Pusat (Dasacita): Dipimpin Alfons Theodo...

Target Besar dr. Christian Widodo: Jadikan Lasiana dan Oesapa Prioritas Nasional!

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Komitmen Pemerintah Kota Kupang untuk menyulap kawasan pesisir menjadi motor penggerak ekonomi baru semakin nyata. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara khusus mengusulkan dua titik strategis di Kota Kupang untuk masuk dalam prioritas program nasional Kampung Nelayan Merah Putih. ​Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono, dalam pertemuan di Kantor Gubernur NTT, Rabu (25/2). Dua lokasi yang dibidik adalah Kelurahan Lasiana dan Kelurahan Oesapa. ​ Kesiapan Administrasi dan Potensi Besar ​Pemilihan Lasiana dan Oesapa bukan tanpa alasan. dr. Christian menegaskan bahwa kedua wilayah tersebut sudah berstatus clean and clear secara administrasi dan telah melalui proses verifikasi tim KKP. ​" Semua persyaratan sudah siap, tinggal dukungan percepatan. Kami mohon ini bisa menjadi prioritas ," ujar Wali Kota dengan nada optimis. ​Data di lapangan menunjukkan potensi yang luar...

Johni Asadoma: NTT Tak Butuh Sarjana "Penonton", 7.000 Alumnus Masih Menganggur!

Gambar
​KUPANG, Pena Indonesia – Gelar doktor dan IPK mentereng bukan jaminan kebal dari kerasnya realita dunia kerja. Pesan telak ini ditegaskan Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol (Purn) Dr. Johanis Asadoma, saat berdiri di podium Wisuda Universitas Nusa Cendana (Undana) Periode I Tahun 2026, di Grha Cendana, Kamis (26/2). ​Bukan sekadar memberi sambutan pejabat, Johni hadir dengan kapasitas ganda: sebagai Wakil Gubernur sekaligus lulusan terbaik program Doktor Ilmu Administrasi dengan IPK nyaris sempurna, 3,95. Namun, di depan 1.038 wisudawan, ia justru membongkar data pahit yang membayangi para lulusan baru. ​ Tamparan Data: 7.000 Sarjana Menganggur ​Tanpa eufemisme, Johni mengungkapkan bahwa saat ini tercatat sekitar 7.000 lulusan perguruan tinggi (S1 hingga S3) di NTT yang masih terjebak dalam daftar tunggu kerja alias menganggur. Ia memperingatkan agar ribuan wisudawan hari ini tidak hanya berpangku tangan pada ijazah. ​" Kita tidak kekurangan orang pintar atau tumpukan teor...

Paradigma Baru Pengawas Sekolah: Bukan Mencari Cacat, Tapi Menjadi Sahabat Mutu

Gambar
​ KUPANG, 26-02-2026   – Dalam rangka peresmian Gedung baru UPTD SD Impres Naimata bersama WaliKota Kupang dr. Christian Widodo sebagai bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam pemerataan mutu dan pelayanan pendidikan.  Dalam sebuah wawancara eksklusif, praktisi pendidikan Jhoni Rihi. S.Pd menekankan bahwa peran pengawas sekolah di era sekarang harus bergeser dari sekadar "pemeriksa dokumen" menjadi mitra strategis bagi sekolah. ​Menurut Jhoni, fungsi pengawasan tidak boleh lagi dipandang sebagai momok yang menakutkan bagi guru dan kepala sekolah. Ia membagi esensi pengawasan sekolah ke dalam tiga pilar narasi besar yang saling berkaitan. ​ Pendampingan di Atas Penghakiman ​"Fungsi utama pengawas adalah supervisi akademik, namun caranya harus manusiawi," ujar Jhoni. Beliau menjelaskan bahwa saat melakukan observasi kelas, pengawas tidak boleh datang untuk mencari kesalahan ped...

Wujudkan Pemerataan Pendidikan, Wali Kota Kupang Resmikan Gedung Baru SD Inpres Naimata Senilai Rp3,9 Miliar

Gambar
​ KUPANG – Pemerintah Kota Kupang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan pemerataan layanan pendidikan. Terbaru, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo , meresmikan gedung baru UPTD SD Inpres Naimata pada Kamis (26/2). Proyek ini merupakan bagian dari program strategis revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025. ​Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Ketua DPRD Kota Kupang Richard E. Odja , Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang Yanuar Dally, S.H., M.Si. , serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest S. Ludji, S.STP., M.Si. Hadir pula tokoh agama, pengawas sekolah Jhony Rihi, S.Pd , serta kepala sekolah dan dewan guru. ​Sekolah Sebagai Ruang Karakter ​Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menekankan bahwa esensi sekolah jauh melampaui bangunan fisik. Ia menegaskan bahwa sekolah adalah fondasi pembentukan karakter generasi bangsa. ​"Sekolah bukan hanya tentang atap dan tembok. Sekolah adalah...

Bukan Sekadar Menara Gading: Christian Widodo Tantang UPG 1945 NTT 'Turun Gunung' Benahi Kupang

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Pintu ruang kerja Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, pada Senin (23/2) bukan sekadar menjadi saksi bisu pertemuan formalitas protokoler. Di balik meja kerja nomor satu di ibu kota provinsi ini, sebuah narasi besar tentang masa depan pembangunan berbasis data dan riset sedang ditenun. ​Menerima audiensi jajaran pimpinan Universitas Persatuan Guru 1945 NTT (UPG 1945 NTT) yang dipimpin langsung oleh Rektor Uly Jonathan Riwu Kaho, Wali Kota Christian mengirimkan pesan yang lugas dan tajam: Pemerintah Kota tidak boleh berjalan sendirian. ​ Bukan Sekadar MoU di Atas Kertas ​Dalam dialog yang berlangsung konstruktif tersebut, Christian Widodo dengan gaya bicaranya yang egaliter namun berisi, menegaskan bahwa Pemkot Kupang butuh "suntikan" gagasan segar dari kaum akademisi. Ia secara terbuka menantang perguruan tinggi untuk tidak hanya menjadi menara gading yang jauh dari realitas sosial, melainkan mitra strategis dalam merumuskan kebijakan ...

Nyepi 2026: Wali Kota Kupang Buka Pintu Rujab dan Dukung Penuh Toleransi Nyata

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Spirit toleransi di Kota Kupang bukan sekadar jargon. Menyongsong Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menegaskan dukungan total pemerintah untuk memastikan seluruh rangkaian hari suci umat Hindu tersebut berjalan semarak dan bermakna. ​Dukungan ini ditegaskan dr. Christian saat menerima audiensi Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, bersama panitia pelaksana di ruang kerjanya, Selasa (24/2). Bagi dr. Christian, perayaan keagamaan adalah wajah asli kerukunan warga Kota Kupang. ​ Dari Donor Darah Hingga Berbagi Takjil ​Ketua PHDI Kota Kupang, dr. I Wayan Ari Wijana, membeberkan agenda besar yang akan dimulai pada 1 Maret mendatang. Menariknya, Nyepi kali ini beririsan dengan momen bulan Ramadan. Umat Hindu akan menggelar Saka Bhoga Sevanam, sebuah aksi sosial di mana umat Hindu membagikan takjil berbuka puasa kepada saudara-saudara Muslim di Masjid Al Fitrah Oesapa. ​" Kami ingin memperkuat kebe...

Kupang Dobrak Tradisi Musrenbang 'PHP': Tiap Kelurahan Dijamin Rp500 Juta, Rakyat Kini yang Pegang Kendali Program

Gambar
​ KUPANG, PENA INDONESIA  – Selama ini, Musrenbang sering dianggap sekadar seremoni yang usulannya menguap begitu saja. Namun, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, tampaknya ingin memutus tradisi "PHP" (Pemberi Harapan Palsu) tersebut.   Dalam Musrenbang Kecamatan Kota Raja, Selasa (24/2), ia menegaskan arah baru pembangunan: Bottom-Up dan Berbasis Angka Pasti. ​ "Jangan Kasih Jeruk Kalau Warga Butuh Apel" ​Pernyataan menohok keluar dari mulut Wali Kota saat menekankan bahwa kebijakan tidak boleh lagi lahir dari meja birokrat di atas (top-down). Baginya, kebutuhan warga adalah harga mati yang harus dijawab dengan program nyata, bukan asumsi pejabat. ​“Kalau masyarakat butuh apel, jangan kasih jeruk. Kebijakan harus lahir dari bawah. Apa yang warga butuhkan, itu yang kita eksekusi,” tegas dr. Christian. ​ Terobosan Pagu Rp500 Juta: Kelurahan Punya Kuasa ​Poin utama yang menjadi "game changer" dalam perencanaan anggaran 2027 adalah alo...

Christian Widodo Apresiasi Aksi "Berbagi Kasih" BKMT NTT

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri kegiatan "Berbagi Kasih Ramadhan Berkah 2026" yang digelar Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) NTT, Minggu (22/2). Acara yang berlangsung di Sekretariat BKMT NTT ini dirangkai dengan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ketua MUI NTT. ​Dalam kunjungannya, Christian menegaskan bahwa aksi sosial seperti ini merupakan instrumen penting dalam memperkuat solidaritas warga. Menurutnya, inisiatif BKMT selaras dengan semangat gotong royong yang dibutuhkan untuk membangun kohesi sosial di Kota Kupang. ​"Semangat kepedulian ini harus ditingkatkan oleh semua pihak. Ini bukan sekadar bantuan, tapi simbol harmoni antar-umat beragama yang menjadi fondasi kesejahteraan bersama," ujar Christian. ​Fokus pada Bantuan Riil ​Ketua Umum BKMT NTT, Hj. Rosmini S. Wongso, menjelaskan bahwa penyaluran paket sembako ini merupakan agenda rutin tahunan. Sasarannya jelas: warga yang membu...

Pastikan Takjil Bebas Zat Berbahaya, Gubernur Melki dan BPOM Sidak Pasar Kuliner Kupang

Gambar
KUPANG, Pena Indonesia – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasar kuliner takjil di Jln. Ir. Soekarno, Fontein, Kecamatan Kota Raja, Sabtu (21/2/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh produk pangan yang dikonsumsi masyarakat selama masa Ramadhan memenuhi standar kesehatan dan bebas dari zat berbahaya. ​Dalam peninjauan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Sem Lapik, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz Oemboe Wanda. ​ Pengawasan Intensif dan Pengujian Lapangan ​Gubernur Melki menegaskan bahwa meningkatnya aktivitas ekonomi di sektor pangan selama Ramadhan menuntut pengawasan yang lebih cepat dan menjangkau langsung ke titik penjualan. Berdasarkan hasil dialog dengan pedagang dan laporan teknis dari BPOM, mayoritas bahan baku yang digunakan di lokasi tersebut terpantau sudah sesuai standar keamanan pangan....

Hentikan Kebijakan Tebak-Tebakan! Sinergi Rp1 Miliar Pemkot Kupang & Undana: Pastikan Nasib Rakyat Dibela Pakai Data

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Kabar gembira bagi warga Kota Kupang. Ke depan, setiap bantuan atau program yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak akan lagi berdasarkan "kira-kira", melainkan lewat penelitian yang matang. ​Hal ini dipastikan setelah Pemkot Kupang menerima bantuan hibah riset senilai Rp1 miliar dari Universitas Nusa Cendana (Undana). Dana besar ini akan dipakai untuk meneliti apa saja yang paling dibutuhkan warga di tahun 2026 nanti. ​Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam acara rapat di Hotel Harper Kupang, Selasa (24/2). ​ Wali Kota: "Kalau Butuh Apel, Jangan Kasih Jeruk" ​Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa pemerintah ingin bekerja dengan cara yang benar. Beliau tidak ingin kebijakan dibuat hanya dari balik meja tanpa tahu kondisi asli di lapangan. ​" Kita bikin aturan itu harus ada dasarnya, haru...

Tamparan Indah dari Timur: Rahasia Kupang Tembus 10 Besar Kota Paling Toleran se-Indonesia

Gambar
KUPANG, Pena Indonesia – Kota Kupang kembali membuktikan diri bukan sekadar "Kota Karang", melainkan kota dengan hati yang subur akan toleransi. Sebuah pemandangan menyejukkan terekam saat Penjabat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menjamu kunjungan kerja Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Prof. Dr. Akmal Malik, pada Senin (23/2). ​Kunjungan ini jauh dari kesan seremonial kaku di balik meja kerja. Sebaliknya, aroma takjil dan tanah basah menjadi saksi kolaborasi pusat dan daerah. ​ Simfoni Toleransi di Halaman Katedral ​Langkah kaki rombongan bermula di depan Gereja Katedral Kristus Raja. Di sana, UMKM Takjil Ramadhan berjejer rapi. Sebuah anomali yang indah: umat Muslim menjajakan hidangan berbuka tepat di depan rumah ibadah umat Katolik. ​Prof. Akmal Malik tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Baginya, ini adalah potret asli Indonesia yang mulai langka. " Ini bukan sekadar slogan, ini budaya sosial yang sudah mendarah daging di...

Kupang Jadi Cermin Toleransi: Walikota dan Dirjen Polpum Kemendagri Berbaur di Depan Katedral

Gambar
​ KUPANG – Suasana di depan Gereja Katedral Kristus Raja, Kota Kupang, tampak berbeda pada Senin sore. Di tengah hilir mudik warga dan jemaat, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo , bersama Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Akmal Malik , tampak turun langsung berjalan kaki dan berbaur dengan masyarakat. ​Kehadiran kedua tokoh ini bukan sekadar kunjungan formal kepemerintahan, melainkan sebuah aksi nyata untuk melihat langsung denyut toleransi dan keakraban antarumat beragama yang menjadi identitas kuat ibu kota Provinsi NTT ini. ​ Melihat Harmoni dari Dekat ​Sambil menikmati suasana sore di kawasan ikonik yang baru diresmikan beberapa waktu lalu tersebut, dr. Christian Widodo dan Akmal Malik terlihat santai berbincang dengan warga yang sedang melintas, termasuk para pemuda lintas agama yang sering berkumpul di sekitar area tersebut. ​"Kota Kupang bukan hanya sekadar kota dengan label toleran di atas kertas. Kita bisa melihat ...

Bawa Aspirasi Rakyat ke Senayan: Sekda Kupang Titipkan Nasib Nelayan dan Masa Depan Sekolah Rakyat ke DPD RI

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., menerima kunjungan kerja Anggota Komite I DPD RI asal NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto, di Ruang Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (20/2). Pertemuan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menyodorkan sejumlah hambatan regulasi yang menghambat akselerasi pembangunan di daerah. ​Kunjungan yang turut didampingi Staf Ahli DPD RI, Ir. Blasius Lema ini, difokuskan pada fungsi pengawasan Komite I terhadap implementasi UU di daerah serta penyerapan aspirasi strategis yang selama ini menjadi ganjalan birokrasi. ​ Soroti Kendala UU ASN dan Birokrasi ​Dalam poin pembahasannya, Sekda Jeffry Pelt membedah tantangan implementasi UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Ia menekankan bahwa kewajiban uji kompetensi oleh kementerian pembina dalam pengisian jabatan fungsional memerlukan simplifikasi dan penyesuaian teknis. Pemkot Kupang mendesak ...

Rp3 Triliun KUR NTT: Antara Ambisi Melki Laka Lena dan 'Tembok' Perbankan

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Ada ironi yang terekam dalam Diskusi Publik Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Aula Rujab Gubernur NTT, Sabtu (21/2). Di tengah ambisi besar memacu ekonomi rakyat, akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) rupanya masih menjadi "barang mewah" yang sulit dijangkau pelaku UMKM di lapangan. ​Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, yang hadir sebagai keynote speaker, melempar bola panas ke arah perbankan. Ia menegaskan bahwa pusat sebenarnya tidak pelit soal plafon kredit, asalkan daerah mampu menyerapnya dengan cepat dan tepat. ​“ Kalau KUR habis dan memang butuh tambahan, pusat siap tambah lagi. Kuncinya ada pada penyerapan di daerah, ” ujar Melki dengan nada optimistis. Namun, optimisme ini membentur tembok realita: potensi Rp3 triliun yang ia bidik tahun ini hanya bisa tercapai jika perbankan tak lagi " main aman " dan benar-benar bergerak optimal menjemput bola. ​ Penyakit Klasik dan 'Doping' Modal Melki memetakan empat "pe...

Wagub NTT di Sabu Raijua: MBG Saja Tidak Cukup, Orang Tua Harus Jadi 'Garda Terdepan' Gizi Anak!

Gambar
SABU RAIJUA, Pena Indonesia – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar bagi-bagi makanan. Lebih dari itu, ia adalah investasi besar untuk masa depan. Pesan inilah yang ditegaskan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat meninjau langsung penyaluran MBG di Posyandu Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kamis (19/2). ​Kehadiran orang nomor dua di NTT ini bukan tanpa alasan. Ia ingin memastikan bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini benar-benar menyentuh kelompok paling rentan: balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. ​ Bukan Cuma Tugas Negara, Tapi Tugas Meja Makan ​Dalam arahannya yang lugas, Wagub Johni menekankan bahwa intervensi pemerintah melalui MBG tidak akan maksimal tanpa dukungan penuh dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Ia mengingatkan para orang tua agar tidak "lepas tangan" hanya karena sudah ada bantuan pemerintah. ​" Orang tua, mama dan bapak, punya tanggung jawab besar. Perhatikan asupan gizi anak sejak dini. Ikan, telur, d...

Kota Kupang Raih Penghargaan Menteri Hukum RI atas Komitmen Akses Keadilan di Kelurahan

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Pemerintah Kota Kupang kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima piagam penghargaan langsung dari Menteri Hukum Republik Indonesia, Dr. Supratman Andi Agtas, S.H., M.H., atas dedikasi pemerintah kota dalam membentuk Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di tingkat kelurahan. ​Penghargaan ini diserahkan dalam acara Peresmian Posbankum dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Serentak se-Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung di Palaccio Ballroom, Aston Kupang Hotel, Kamis (19/2). ​ Membawa Hukum ke Pintu Rumah Masyarakat ​Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Kota Kupang terpilih bersama 21 kepala daerah lainnya di NTT karena dinilai berhasil menghadirkan layanan hukum yang inklusif. Melalui Posbankum di tiap kelurahan, masyarakat tidak lagi harus menempuh birokrasi yang rumit untuk mendapatkan konsultasi hukum. ​Wali Kota Christian Widodo hadir didampingi jajaran pimpinan daerah, termasuk Sekda Kota Kup...

Ombudsman Pantau Persiapan SPMB NTT 2026: Kapasitas Kursi Melimpah, Pungutan Dilarang

Gambar
KUPANG, Pena Indonesia – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi NTT mengawasi langsung persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) NTT. Koordinasi ini bertujuan memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan dan bebas maladministrasi. ​ Aturan Main dan Daya Tampung ​Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi Ombudsman NTT, Alberth Roy Kota, menegaskan SPMB 2026 wajib patuh pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Teknis di lapangan harus objektif dan transparan agar tidak muncul tafsir ganda. ​Berdasarkan data Disdikbud NTT, daya tampung sekolah tahun ini dipastikan aman: ​1. Total Daya Tampung (SMA/SMK): 128.880 kursi. 2. ​Total Lulusan SMP: 94.339 siswa. 3. ​Surplus Kursi: 34.541 kursi. ​Dengan selisih tersebut, secara teknis seluruh lulusan SMP di NTT dapat tertampung di sekolah menengah. ​ Larangan Pungutan Liar ​Ombudsman dan Disdikbud menegaskan SPMB 2026 bebas pungutan. Sekolah dilarang menarik biaya apa...

​Gubernur NTT: Menwa Mahadana Harus Jadi Contoh Disiplin dan Karakter Generasi Muda

Gambar
KUPANG, Pena Indonesia – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa Resimen Mahasiswa (Menwa) memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan karakter, disiplin, dan kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Komandan Menwa Mahadana NTT Periode 2025-2028 di Aula Rektorat Undana, Kamis (19/02). ​Dalam arahannya, Gubernur Melki menekankan bahwa anggota Menwa harus menjadi representasi generasi muda yang memiliki daya juang tinggi dan kepekaan sosial. ​" Menwa bukan hanya organisasi semi-militer, tetapi instrumen penguatan wawasan kebangsaan. Mahasiswa NTT harus tampil sebagai benteng nilai kebangsaan sekaligus jembatan persaudaraan di wilayah perbatasan ," ujar Gubernur Melki. ​ Sinergi Pusat dan Daerah dalam Pembinaan SDM ​Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Ahmad Riza Patria, yang juga menjabat sebagai Komandan Komando Nasional (...

Pemkot Hapus Kesan Kumuh, Pasar Oebobo Disulap Jadi Pusat Bazaar Ramadan Modern dengan Tiga Zona Strategis

Gambar
KUPANG, PENA INDONESIA – Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, melakukan langkah strategis dengan mendatangi langsung Kantor Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kupang pada Kamis (19/2). Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremoni, melainkan koordinasi tajam bersama jajaran manajemen baru di bawah kepemimpinan Direktur Ganda R. T. Tallo, SP., guna memastikan arah baru pengelolaan pasar yang lebih profesional dan berdampak nyata bagi ekonomi kerakyatan. ​Dalam arahannya, Serena menegaskan bahwa kehadiran manajemen baru harus membawa perubahan paradigma. Ia menitipkan amanat besar agar PD Pasar tidak lagi terjebak dalam pola kerja lama, melainkan harus mampu melahirkan program strategis yang memberikan keuntungan timbal balik bagi Pemerintah Kota, pedagang, dan masyarakat luas sebagai konsumen. ​ Fokus Utama: Bedah Infrastruktur yang Terabaikan ​Salah satu poin paling krusial dalam kunjungan tersebut adalah sorotan tajam Wakil Wali Kota terhadap kondisi fisik pasar-pasar d...

Wagub Johni Asadoma Resmikan NTT Mart ke-22 di Sabu Raijua: Produk Lokal Harus Berani Tampil Modern!

Gambar
SABU RAIJUA, Pena Indonesia – Komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mengangkat derajat produk lokal bukan sekadar isapan jempol. Pada Rabu (18/2), Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, resmi meluncurkan NTT Mart by Dekranasda di Pasar Nataga, Desa Raeloro, Kabupaten Sabu Raijuam)  ​Kehadiran gerai ini bukan sekadar menambah daftar toko modern, melainkan menjadi gerai ke-22 yang tersebar di seluruh NTT. Targetnya jelas: ekonomi rakyat harus bangkit lewat pemberdayaan UMKM yang terukur. ​ Hilirisasi: Kunci Produk Lokal Naik Kelas ​Dalam arahannya, Wagub Johni menekankan bahwa produk UMKM tidak boleh lagi hanya tampil "apa adanya". Ia mendorong pentingnya hilirisasi —mengolah bahan mentah menjadi produk jadi yang punya nilai jual tinggi. ​"Upaya modernisasi ini harus konsisten. Kita ingin produk Sabu Raijua tidak cuma jago kandang, tapi mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional," tegas Johni. ​Ia menambahkan, NTT Mart adalah jembatan yan...