Selasa, 24 Februari 2026

Hentikan Kebijakan Tebak-Tebakan! Sinergi Rp1 Miliar Pemkot Kupang & Undana: Pastikan Nasib Rakyat Dibela Pakai Data

KUPANG, PENA INDONESIA – Kabar gembira bagi warga Kota Kupang. Ke depan, setiap bantuan atau program yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang tidak akan lagi berdasarkan "kira-kira", melainkan lewat penelitian yang matang.

​Hal ini dipastikan setelah Pemkot Kupang menerima bantuan hibah riset senilai Rp1 miliar dari Universitas Nusa Cendana (Undana). Dana besar ini akan dipakai untuk meneliti apa saja yang paling dibutuhkan warga di tahun 2026 nanti.

​Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam acara rapat di Hotel Harper Kupang, Selasa (24/2).

Wali Kota: "Kalau Butuh Apel, Jangan Kasih Jeruk"
​Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menekankan bahwa pemerintah ingin bekerja dengan cara yang benar. Beliau tidak ingin kebijakan dibuat hanya dari balik meja tanpa tahu kondisi asli di lapangan.

​"Kita bikin aturan itu harus ada dasarnya, harus ada kajiannya. Jangan sampai rakyat butuhnya apel, tapi kita malah kasih jeruk. Itu namanya tidak nyambung. Makanya, kita sangat butuh bantuan penelitian dari kampus supaya bantuan pemerintah nanti benar-benar tepat sasaran," kata dr. Christian dengan santai namun tegas.

​Beliau juga menitipkan harapan besar agar hasil penelitian ini tidak cuma jadi tumpukan kertas di lemari atau rak perpustakaan.
​"Harapannya, hasil riset ini jadi nyata. Bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kota Kupang dalam bentuk kebijakan yang menolong rakyat," tambahnya.

Fokus Urus Sampah dan Ekonomi Warga
​Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menjelaskan bahwa uang Rp1 miliar ini akan difokuskan untuk mencari solusi masalah-masalah yang sering dikeluhkan warga, seperti:
• ​Masalah Sampah: Biar kota kita makin bersih dan tertata.
​•• Ekonomi Rakyat: Bagaimana caranya supaya jualan atau usaha warga makin laris dan maju.
••• ​Urusan Birokrasi: Supaya urusan di kantor pemerintah makin cepat dan tidak berbelit-belit.

​"Kami dari kampus ingin benar-benar berdampak untuk masyarakat. Jadi, kami akan terus mengobrol dengan Pemkot Kupang untuk menentukan mana yang paling penting untuk dikerjakan duluan tahun ini," jelas Pak Rektor.

Bantu Daerah Lain Juga
​Bukan cuma Kota Kupang, Undana ternyata juga memberikan bantuan riset serupa untuk Pemerintah Provinsi NTT dan beberapa kabupaten lain seperti Kabupaten Kupang, TTS, Rote Ndao, Sumba Timur, Sumba Tengah, hingga Ngada.

​Selain itu, Undana juga merangkul pihak lain seperti BRI, KPU NTT, hingga kampus dari negara tetangga Timor Leste untuk bekerja sama membangun daerah.

​Dengan adanya kerja sama ini, warga Kota Kupang bisa berharap banyak bahwa program-program pemerintah di masa depan akan lebih cerdas, lebih tepat, dan benar-benar menjawab apa yang selama ini menjadi kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

Editor: dwn//gpi
Sumber: Prokopim Setda Kota Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secercah Harapan di Namosain: Saat Kemanusiaan Mengetuk Pintu Keluarga Nunbala

​ KUPANG, 15 April 2026 – Di sudut Kelurahan Namosain, Kota Kupang, angin laut membawa aroma garam yang kontras dengan sunyinya sebuah rum...