Gelar Jumpa Fans di Universitas San Pedro Kupang, Pemain Timnas Victor Dethan Bakar Semangat Pemuda NTT

KUPANG  PENA INDONESIA – Penggawa muda Tim Nasional Indonesia sekaligus bintang PSM Makassar, Victor Jonson Dethan, resmi menghadiri acara "Jumpa Fans Bersama Victor Dethan" yang digelar di Universitas San Pedro (UNISAP) Kupang, Senin (1/6/2026). Acara ini dikemas dalam bentuk Media Gathering dan dihadiri oleh pimpinan yayasan, dosen, mahasiswa, pelajar, serta insan pers.

Kehadiran pesepak bola berbakat kelahiran Noelbaki tersebut membawa slogan emosional, "Dari Lapangan Untuk Negeri, Dari Kita Untuk Garuda!". Kegiatan ini dirancang sebagai wadah inspirasi bagi generasi muda sekaligus momentum kebersamaan antara atlet nasional dan masyarakat NTT lewat serangkaian agenda, mulai dari Talk Show Inspiratif, Meet & Greet, pertandingan eksibisi (exhibition match), hingga penandatanganan jersey fans.

​Wakil Rektor III Universitas San Pedro, Timoteus Ajito, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kehormatan besar atas kehadiran Victor, yang juga merupakan mahasiswa kebanggaan Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) UNISAP.

​"Hari ini adalah hari yang istimewa. Selama bertahun-tahun kita menanti momen ini, dan sekarang terwujud. Bukan sekadar omong kosong, tapi bukti nyata, karena actions speak louder than words," ujar Timoteus. Ia juga memuji komitmen tinggi Victor yang tetap mengutamakan kelanjutan kuliahnya di sela-sela jadwal kompetisi liga profesional yang sangat padat bersama PSM Makassar maupun Timnas.

Perjuangan Menembus Skuad Garuda
​Ketua Yayasan UNISAP sekaligus ayah kandung Victor, Pendeta Dr. Jonson Dethan, mengungkapkan rasa haru mendalam dalam sesi talk show tersebut. Ia menceritakan bahwa untuk mencapai titik ini, anak ke-3 dari 7 bersaudara tersebut harus melewati seleksi yang luar biasa ketat sejak usia 16 tahun hingga akhirnya dipercaya membela Tim Nasional.

​"Kami terpaksa mengambil waktu keluarga agar Victor bisa hadir di sini. Baginya, ia bukan lagi milik keluarga atau kampus ini saja, tetapi ia sudah berjuang untuk negara Indonesia. Di Jawa atau Makassar, namanya sangat besar, namun di kampung halaman sendiri ia sempat terkejut melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa mengenalinya," ungkap Pendeta Jonson.

​Ia menambahkan bahwa talenta olahraga Victor sudah mulai terlihat sejak dini bersama sang ibu, Marylynn Dethan, yang juga gemar bermain bola. Pendeta Jonson berharap keberhasilan Victor dapat memotivasi generasi muda NTT lainnya agar berani memaksimalkan potensi lokal mereka.

Kritik Budaya NATO dan Pengembangan Potensi Daerah
​Di hadapan para mahasiswa dan awak media, Pendeta Jonson juga melontarkan kritik terhadap budaya lokal yang cenderung banyak bicara namun minim tindakan, atau yang ia sebut sebagai NATO (No Action, Talking Only). Menurutnya, anak muda daerah harus dididik untuk berani mengambil keputusan yang cepat, tepat, bertanggung jawab, dan berkarakter agar tidak tertinggal dari daerah lain.

​Sebagai langkah nyata di luar bidang olahraga, pihak Yayasan UNISAP berkomitmen memperluas kontribusi pembangunan di NTT. Salah satunya melalui rencana kolaborasi dengan ahli teknik bernama Peter untuk mengembangkan inovasi mandiri seperti perancangan mesin, aliran listrik, dan pupuk yang akan disinergikan dengan Program Studi Lingkungan atau Teknik UNISAP, dengan target jangkauan hingga ke daerah Soe.

​Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penandatanganan jersey, menegaskan posisi Universitas San Pedro Kupang sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan akademis, tetapi juga mendukung lahirnya talenta unggul yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional.

Liputan: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo