Wujudkan "Undana Berdampak", Undana Sinergikan Riset Berbasis Data dengan Pemprov NTT

KUPANG, PENA INDONESIA– Universitas Nusa Cendana (Undana) resmi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk mengintegrasikan hasil riset dan kajian akademik sebagai solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan di NTT.

​Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, S.T., M.Eng., bersama jajaran pimpinan universitas dan Plh. Sekda NTT, Flori Rita Wuisan, di Kupang pada Kamis (21/05/2026).

​Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menjelaskan bahwa saat ini kebijakan kampus difokuskan pada konsep "Undana Berdampak". Dengan modal kekuatan 35 ribu mahasiswa dan ratusan pakar yang tersebar di 75 program studi, Undana berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

​“Kami hadir untuk melakukan 'belanja masalah', memahami tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, lalu mencari solusi berbasis ilmu pengetahuan. Penelitian dan pengabdian dosen kini wajib menjawab kebutuhan riil masyarakat, seperti pengentasan kemiskinan, stunting, hingga penguatan ekonomi kelautan,” kata Prof. Jefri.

​Sebagai langkah konkret, Undana telah mengintegrasikan sistem informasi penelitian dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) serta kebutuhan prioritas daerah. Bahkan pada tahun 2026 ini, Undana menargetkan alokasi anggaran penelitian minimal Rp1 miliar untuk setiap wilayah mitra, termasuk Pemprov NTT.

​Plh. Sekda NTT, Flori Rita Wuisan, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia mengakui keterbatasan sumber daya birokrasi membuat kolaborasi inklusif dengan dunia akademik menjadi sangat krusial. Sinergi ini juga dinilai sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk memperkuat implementasi program Asta Cita melalui dukungan sains dan teknologi.

​“Pemprov NTT tidak bisa bekerja sendiri. Undana memiliki potensi intelektual yang besar. Kolaborasi antara birokrasi dan akademisi adalah kunci untuk mengubah tantangan pembangunan menjadi peluang kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Flori.

​Sejumlah poin kerja sama yang akan segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat meliputi penyusunan regulasi berbasis kajian ilmiah, pendampingan desa wisata, digitalisasi data daerah, serta pengembangan sekolah vokasi yang berbasis pada potensi lokal.

​Kerja sama strategis ini dirancang untuk mendukung visi daerah "Ayo Bangun NTT" yang berfokus pada transformasi digital, percepatan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan generasi milenial di sektor pertanian dan kelautan. Melalui dukungan pendanaan riset yang mencapai puluhan miliar rupiah, Undana terus bergerak menuju visi menjadi World Class Locally Relevant University.

Editor: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: Ollien Manggol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo