​Wagub NTT Hadiri HUT Timor Leste, Bahas Sengketa Naktuka dan Tour de Timor

Dili, PENA INDONESIA— Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menghadiri upacara peringatan HUT ke-24 Kemerdekaan Republik Demokratik Timor-Leste di Lapangan Tasitolu, Dili, Rabu (20/5/2026). Selain memenuhi undangan diplomasi, kehadiran NTT di Dili membawa misi strategis terkait penyelesaian sengketa perbatasan dan kerja sama ekonomi lintas batas.

​Upacara kenegaraan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Timor Leste, José Ramos-Horta, dan dihadiri oleh sejumlah delegasi internasional serta pejabat tinggi negara sahabat.

Fokus Sengketa Naktuka dan Citrana
​Usai upacara, Wagub NTT menggelar pertemuan terpisah dengan Presiden José Ramos-Horta dan Perdana Menteri Xanana Gusmão di sela-sela acara jamuan koktail. Pembicaraan dengan PM Xanana Gusmão secara khusus menyoroti isu krusial terkait wilayah perbatasan yang selama ini menjadi perhatian serius, yakni persoalan agraria di wilayah Naktuka dan Citrana.

​Kedua pihak sepakat untuk meredam potensi konflik di akar rumput dan mendorong penyelesaian sengketa wilayah tersebut secara mutlak melalui jalur diplomasi formal.

​"Kita bukan sekadar tetangga, kita adalah saudara. Penyelesaian sengketa (Naktuka dan Citrana) harus ditempuh secara damai demi kesejahteraan masyarakat di kedua sisi perbatasan," tegas Johni Asadoma.

​Hidupkan Kembali Tour de Timor
​Selain urusan keamanan perbatasan, Pemprov NTT dan Pemerintah Timor Leste juga menyepakati akselerasi kerja sama ekonomi dan pariwisata. Salah satu poin konkret yang dibahas adalah rencana pengaktifan kembali Tour de Timor, sebuah event olahraga bersepeda internasional yang melintasi teritorial kedua negara.

​Inisiatif ini direspon positif oleh Presiden Ramos-Horta dan PM Xanana Gusmão sebagai instrumen pemulihan ekonomi lokal di wilayah perbatasan pasca-pandemi dan ketidakpastian global.

Kunjungan subnasional ini dinilai strategis bagi NTT. Sebagai provinsi yang berbatasan darat langsung dengan Timor Leste, stabilitas keamanan di Naktuka dan Citrana serta realisasi Tour de Timor menjadi tolok ukur keberhasilan diplomasi regional Pemprov NTT tahun ini. Langkah teknis lanjutan dipastikan akan segera digodok melalui forum kerja sama perbatasan RI-Timor Leste.

Editor: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo