Undana Siap Buka Pendaftaran Mahasiswa Jalur Kerja Mulai Juni, Gandeng Aplikasi Siadiknona

KUPANG, PENA INDONESIA– Universitas Nusa Cendana (Undana) mempercepat pemantapan infrastruktur digital menyusul kepastian pembukaan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada awal Juni 2026 mendatang. Skema penerimaan ini resmi mengantongi restu Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mengonversi rekam jejak kerja para praktisi lapangan menjadi bobot satuan kredit semester (SKS) mahasiswa.

​Sebanyak 11 program studi (prodi) rumpun sarjana serta magister dipastikan siap menjalankan program tersebut. Skema implementasi teknis dibahas secara intensif lewat rapat koordinasi daring lintas sektor yang melibatkan Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LP3M), jajaran dekanat fakultas, serta tim teknis RPL pada Selasa (19/5/2026).

Optimalisasi Validasi Portofolio Digital
​Wakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof. Dr. drh. Annytha Ina Rohi Detha, M.Si., menyatakan koordinasi internal saat ini bertumpu pada penyamaan standar operasional penggunaan aplikasi Sistem Akademik dan Non Akademik (Siadiknona). Flatform digital ini didesain sebagai basis utama pendaftaran mandiri sekaligus ruang unggah berkas portofolio pelamar.

​“Komponen kurikulum dan daftar mata kuliah tiap prodi sudah terintegrasi di dalam Siadiknona. Calon mahasiswa cukup mencocokkan pengalaman kerja mereka dengan target mata kuliah yang dituju. Tim kami sedang merampungkan regulasi teknis serta video tutorial pencegahan kendala sistem saat pendaftaran dibuka,” jelas Prof. Annytha.

​Di sisi lain, Ketua LP3M Undana, Dr. Jacobus M. Ratu, M.Kes., menegaskan keandalan interaksi sistem menjadi prasyarat mutlak sebelum manajemen kampus memperluas jangkauan sosialisasi ke instansi-instansi mitra. Target pembekalan teknis bagi operator admin dan koordinator prodi dijadwalkan rampung total pada pekan ketiga Mei 2026.

Garis Waktu Penerimaan dan Validasi Ketat
​Manajemen Undana mematok target pengiriman surat pemberitahuan resmi ke lembaga mitra pada 25 Mei 2026, yang disusul agenda webinar edukasi program di akhir bulan. Langkah ini menjadi pembuka sebelum gerbang pendaftaran resmi daring dibuka berkala sepanjang awal Juni.

​Berbeda dengan seleksi reguler berbasis tes tertulis, pelamar jalur RPL wajib melewati tiga fase filtrasi ketat: audit berkas administrasi, pembuktian portofolio kompetensi kerja, hingga verifikasi faktual melalui wawancara pendalaman substansi. Seluruh rangkaian penyaringan ditargetkan selesai pada Juli agar proses perkuliahan perdana dapat berjalan simultan pada Agustus 2026.

Sasar Kualifikasi SDM Praktisi NTT
​Jalur khusus ini dirancang guna memfasilitasi kebutuhan para pekerja, aparat swasta, maupun aparatur sipil yang kaya pengalaman kerja namun terhambat linieritas ijazah akademik formal.

​Saat ini, 11 prodi jaminan siap tampung di antaranya prodi Pendidikan Teknik Mesin, Administrasi Negara, hingga Magister Peternakan. Adapun empat prodi potensial lain—termasuk rumpun Ilmu Hukum—tercatat masih berada dalam antrean verifikasi sistem kementerian terkait. 

​Aspek akuntabilitas manajemen pelaksanaan program ini dibekingi Surat Tugas Rektor Nomor 4557/UN15.5/KP/2026 yang mengikat komitmen kerja pimpinan fakultas bersama divisi kehumasan. Langkah kolaboratif tersebut diambil demi menjamin transparansi penilaian performa kelayakan portofolio pendaftar.

​Melalui akselerasi jalur RPL ini, Undana memproyeksikan kontribusi riil terhadap peningkatan strata kualifikasi tenaga kerja di Nusa Tenggara Timur secara taktis tanpa mengorbankan mutu serta marwah akademik universitas.

Editor: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: Ollien Manggol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo