Undana Gandeng University of Leeds: Karpet Merah Akademisi NTT Menuju Inggris

​KUPANG, PENA INDONESIA– Universitas Nusa Cendana (Undana) tampaknya tidak ingin setengah-setengah dalam mendorong internasionalisasi kampusnya. Melalui Kantor Urusan Internasional (IRO), Undana langsung menggaet University of Leeds—salah satu kampus elite Britania Raya—untuk membuka jalur studi magister (S2) dan doktoral (S3) bagi para alumni, dosen, dan mahasiswa tingkat akhir di Aula Rektorat Undana, Selasa (19/5). 

​Langkah ini menjadi krusial. Di tengah tuntutan daya saing global yang makin ketat, sosialisasi seperti ini bukan lagi sekadar acara seremonial, melainkan jembatan riil untuk memangkas ketertinggalan akses pendidikan tinggi di wilayah Indonesia Timur, khususnya Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kenapa Harus Leeds?
​Kepala IRO Undana, Santri E. P Djahimo, menegaskan bahwa rekomendasi ini didasarkan pada realitas lapangan yang ia pantau langsung saat kunjungan resmi ke Leeds pada 2023 lalu. Keragaman program studi dan ekosistem akademik yang adaptif menjadi alasan kuat mengapa kampus ini layak jadi target utama lulusan Undana.

​"Ini keputusan tepat bagi kalian untuk hadir. University of Leeds menawarkan banyak pilihan program studi dan lingkungan yang mendukung setelah kalian menyelesaikan jenjang sarjana," tegas Santri.

Setali tiga uang, Manajer Regional Asia Tenggara University of Leeds, Eileen Wong, menyodorkan fakta sosiologis yang menarik bagi mahasiswa Indonesia: Leeds adalah kota terbesar ketiga di Inggris, namun memiliki biaya hidup yang relatif ramah kantong. Bahkan, The Times 2024 menobatkan kota ini sebagai tempat tinggal terbaik di kawasan utara Inggris. Saat ini, atmosfer kompetisi di sana sudah dihuni oleh lebih dari 170 mahasiswa aktif asal Indonesia.

Persyaratan Ketat dan Pembatasan Waktu
​Namun, jalur internasional ini jelas bukan karpet merah yang instan. Leeds menetapkan standar akademik yang tidak bisa ditawar:

1. ​IPK Minimal: 2.76 hingga 3.00 dari perguruan tinggi terakreditasi.

2. ​Skor IELTS: Minimal 6.5.

3. ​Program Doktoral: Wajib menyertakan proposal riset yang matang. 

​Bagi yang terkendala finansial, skema International Excellence Scholarships senilai £3.000 hingga £16.000 memang disediakan. Namun, para pemburu beasiswa harus bergerak cepat. Tenggat waktu pendaftaran program Master untuk periode ini akan ditutup rapat pada 29 Mei 2026. Waktu yang tersisa sangat tipis untuk mempersiapkan berkas administrasi yang rigid.

Target Akhir: Pulang dan Bangun NTT
​Bukan sekadar mengejar gelar, orientasi dari kerja sama ini adalah dampak pascakelulusan. Leeds mengklaim kesiapan karier lulusannya dijamin lewat Global Industry Programme (GIP) dengan tingkat kepuasan pusat karier mencapai 88% berdasarkan data International Student Barometer.

​Direktur University of Leeds untuk Asia Tenggara, Premila Kanapathy, secara gamblang menaruh harapan besar pada kerja sama ini. Targetnya jelas: ada delegasi tangguh dari Undana yang berangkat ke Inggris, menyerap ilmu di sana, dan yang paling penting, kembali ke tanah air untuk menopang serta mempercepat pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

​Kini bola panas ada di tangan sivitas akademika Undana. Apakah peluang emas ini akan dieksekusi secara masif, atau sekadar berlalu sebagai informasi di papan pengumuman.

EDITOR: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: Ollien Manggol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo