Tanpa BPJS Tetap Dilayani, RSUD SK Lerik Jadi Garda Terdepan Layanan Gawat Darurat di Kupang
KUPANG, PENA INDONESIA – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik di Kota Kupang pada hari Selasa, 12 Mei 2026. Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Wali Kota Kupang, Dr. Christian Widodo.
Dalam kunjungan ini, Direktur Utama RSUD SK Lerik, Dr. Maria Veronica Ivonny Dondao Ray, M.Kes, menyampaikan apresiasi mendalam atas kedatangan rombongan kementerian. Beliau menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi besar bagi seluruh jajaran rumah sakit untuk terus meningkatkan standar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Kupang.
Program Dana Talangan 3 Miliar
Dr. Maria menjelaskan pelaksanaan Program Dana Talangan sebesar 3 Miliar yang telah diluncurkan sejak tahun 2025. Program ini merupakan terobosan yang bertujuan untuk membantu masyarakat tidak mampu agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gawat darurat tanpa harus terkendala biaya.
Hingga saat ini, program tersebut telah memberikan manfaat nyata kepada 132 warga tidak mampu, dengan rincian: 49 orang pada tahun 2025 dan 83 orang pada tahun 2026. Total dana yang telah terserap untuk misi kemanusiaan ini mencapai Rp 927.177.048.
Program ini secara khusus melayani pasien gawat darurat yang tidak memiliki kartu BPJS atau jaminan kesehatan lainnya. Ketika pasien masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD), dokter akan segera mengkategorikan tingkat kegawatannya. Jika masuk kategori gawat darurat dan pasien terbukti tidak memiliki jaminan kesehatan, maka pasien langsung mendapatkan perawatan medis tanpa dipungut biaya di muka. Sementara itu, keluarga pasien akan diarahkan ke loket pendaftaran untuk proses verifikasi data.
Verifikasi dilakukan secara online oleh tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersiaga 24 jam di RSUD SK Lerik, yaitu Dinas Kesehatan, Dispenduk, dan Dinas Sosial. Kolaborasi lintas sektor ini memastikan bahwa data pasien akurat dan bantuan dari Pemerintah Kota Kupang benar-benar tepat sasaran.
Sumber Daya dan Tenaga Medis
RSUD SK Lerik saat ini diperkuat oleh 33 dokter spesialis dengan total 429 karyawan, yang terdiri dari tenaga medis dan tenaga pendukung kesehatan lainnya. Salah satu layanan yang paling diminati oleh masyarakat Kota Kupang adalah layanan mata, yang mencakup pemeriksaan hingga tindakan operasi mata.
Fasilitas Unggulan
Direktur Utama juga memaparkan beberapa fasilitas unggulan yang menjadi daya saing utama RSUD SK Lerik, di antaranya:
- CT Scan: Menjadi pusat rujukan dari berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti Puskesmas dan dokter praktik, serta rujukan dari beberapa rumah sakit lain di wilayah sekitar.
- Layanan Kesehatan Mata: Didukung oleh dokter spesialis mata berpengalaman untuk melayani pemeriksaan rutin hingga operasi.
- Perawatan Gawat Darurat untuk Bayi: Dilengkapi dengan peralatan yang sangat lengkap dan canggih untuk menangani kasus-kasus kritis pada bayi baru lahir (NICU).
Komitmen Pelayanan
Dr. Maria menekankan bahwa RSUD SK Lerik sangat berkomitmen terhadap prinsip tata kelola yang baik (good governance). Seluruh keputusan dan tindakan medis maupun administrasi yang diambil wajib mengikuti peraturan dan standar yang berlaku sebagai bagian dari tanggung jawab aparatur negara.
Beliau mengajak seluruh tim untuk terus bersinergi dalam mempertahankan pelayanan kesehatan yang sudah berjalan baik, sembari terus melakukan perbaikan pada aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan.
Kunjungan Wamen PAN-RB ini menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi RSUD SK Lerik dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Kupang. (LL//gpi)
Komentar
Posting Komentar