Sinergi Paguyuban Rukun Santoso (PRS) dan Majelis Sholawat Walisongo Salurkan Ratusan Kantong Daging Kurban untuk Yatim hingga Duafa
Kupang — Nuansa penuh keberkahan dan gotong royong mewarnai hari kedua penyembelihan hewan kurban. Kolaborasi apik ditunjukkan oleh Paguyuban Rukun Santoso (PRS) dan Majelis Sholawat Walisongo dalam menggelar aksi sosial penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban pada Kamis pagi (28/5).
Alhamdulillah, pada tahun ini panitia berhasil menghimpun dan menyembelih sebanyak 6 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Seluruh hewan kurban ini merupakan wujud keikhlasan dan kemurnian niat berbagi dari internal paguyuban itu sendiri untuk sesama ungkap Danu Mariyanto (Ketua Panitia)
Prioritas Distribusi: Anak Yatim hingga Lansia
Daging kurban yang telah disembelih diprioritaskan untuk menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Pengurus paguyuban menyampaikan bahwa distribusi utama eksternal akan disalurkan kepada:
- Anak-anak yatim
- Kaum duafa
- Panti jompo (diperkirakan memakan kuota sekitar 35 hingga 40 kantong)
- Warga dan tetangga di sekitar lokasi penyembelihan
- Para pekerja/relawan yang ikut membantu proses pembersihan dan pemotongan hewan kurban.
Sistem Pembagian yang Merata dan Adil
Untuk memastikan pembagian berjalan dengan tertib, panitia telah membagi porsi daging murni ke dalam beberapa kategori kantong, di antaranya:
- Anggota Aktif Paguyuban: Sebanyak0 60 kantong disiapkan untuk sekitar 60 Kepala Keluarga (KK) anggota aktif, dengan takaran 1,5 kilogram daging murni per kantong.
- Masyarakat Luas & Tamu Undangan: Sebanyak 320 kantong dengan takaran 0,7 kilogram daging murni disiapkan untuk distribusi yang lebih luas.
- Tambahan Komponen: Setiap penerima tidak hanya mendapatkan daging murni, tetapi juga akan mendapatkan tambahan satuan berupa tulang, bagian kepala, atau kaki hewan kurban.
"Pembagian ini tidak hanya diutamakan untuk internal paguyuban saja, tetapi kami lebarkan jangkauannya secara sosial untuk anak yatim, panti jompo, hingga rekan sejawat," ujar perwakilan pihak paguyuban.
Harapan dan Doa di Masa Depan
Melalui momentum ibadah kurban ini, pihak Paguyuban Rukun Santoso (PRS) dan Majelis Sholawat Walisongo berharap seluruh pengurus dan jemaah dapat semakin solid, kompak, serta selalu menjaga semangat guyub rukun (hidup rukun bergotong-royong).
Untuk tahun depan, terselip doa dan harapan besar agar partisipasi dari kaum laki-laki atau jamaah bapak-bapak bisa semakin bertambah, sehingga jumlah hewan kurban yang dihimpun bisa lebih banyak. Dengan demikian, jangkauan penerima manfaat dan tamu undangan dari luar daerah bisa semakin meluas.
Mari kita jalin bersama-sama rasa persatuan ini, agar apa yang diinginkan oleh paguyuban untuk kemaslahatan umat dapat selalu terwujud.
Komentar
Posting Komentar