Sinergi Korps Bhayangkara dan Kampus Biru: Akademisi Undana Kawal Rekrutmen Polri 2026

KUPANG, GARIS PENA INDONESIA – Universitas Nusa Cendana (Undana) secara resmi dipercaya menjadi tim penguji eksternal dalam proses seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran (TA) 2026. Pelibatan jajaran akademisi dari perguruan tinggi negeri terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sengaja dilakukan guna menjamin transparansi penuh, sekaligus memastikan seluruh proses penilaian berjalan secara objektif sesuai dengan kompetensi keahlian spesifik para calon anggota.

​Sinergitas strategis tersebut dibahas secara mendalam melalui rapat koordinasi daring antara panitia pusat dan panitia daerah yang berlangsung di Laboratorium Komputer SMAN 3 Kupang, pada Selasa (19/5/2026). Kehadiran para pakar dan akademisi senior dari Undana ini difokuskan secara khusus pada penilaian Bakat Kompetensi Khusus (Bakomsus), sebuah tahapan krusial yang membutuhkan validasi ketat dari tenaga ahli profesional di berbagai disiplin ilmu pengetahuan.

Penilaian Berbasis Keahlian Spesifik
​Kepala Biro SDM Polda NTT, Kombes Pol. Dr. H. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum., menjelaskan bahwa pelibatan pihak eksternal sangat krusial di tengah tantangan tugas kepolisian modern saat ini yang kian kompleks. Korps Bhayangkara membutuhkan personel yang tidak hanya cakap secara fisik dan pemahaman hukum semata, melainkan juga memiliki keahlian mumpuni di bidang teknis, seperti perikanan, pertanian, kesehatan, hingga teknik sipil.

​“Pada bidang-bidang tertentu seperti gizi, humas, maupun teknik, penilaian paling tepat tentu dilakukan oleh para ahli di bidangnya. Kami membutuhkan dukungan akademisi untuk mengukur kemampuan yang tidak sepenuhnya dapat dinilai oleh internal kepolisian,” ujar Kombes Pol. Juli Agung Pramono secara tegas.

​Menurutnya, Undana merupakan rujukan utama di wilayah NTT karena memiliki rekam jejak dan sumber daya akademik yang sangat kredibel. Kapasitas inilah yang dibutuhkan untuk menyaring calon anggota Polri agar benar-benar sesuai dengan kualifikasi spesifik yang dinanti oleh masyarakat luas di berbagai sektor pelayanan.

Daftar Tim Penguji Eksternal dari Undana
​Berdasarkan data resmi yang dihimpun, penugasan akademisi Universitas Nusa Cendana sebagai tim penguji eksternal seleksi Bintara Kompetensi Khusus (BAKOMSUS) Polri TA 2026 ini diperkuat melalui Surat Tugas Nomor: 4557/UN15.5/KP/2026.

​Berikut adalah daftar ketujuh akademisi beserta bidang keahliannya:

1. Bidang Hukum / Penyidik: Dr. Simplexius Asa, SH., M.H. (Dekan Fakultas Hukum Undana)

2. Bidang Gizi: Prof. Dr. Intje Picauly, S.Pi., M.Kes. (Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana)

3. Bidang Perikanan / Kelautan: Prof. Dr. Chaterina A. Paulus, M.Si., CRA., CRP., CPRM. (Ketua Satuan Pengawas Internal / SPI Undana)

4. Bidang Teknik Sipil / Sains: Prof. Dr. Denik S. Krisnayanti, ST., MT. (Dosen Fakultas Sains dan Teknik Undana)

5. Bidang Peternakan: Imanuel Benu, S.Pt., Ph.D. (Wakil Dekan II Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Undana)

6. Bidang Akuntansi / Ekonomi: Yohana Febiani Angi, SE., M.Ak., CRA (Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana)

7. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas): Ollien Manggol, SKM., MPA., CRA (Sub Koordinator Humas Undana)

​Tugas penting yang diinstruksikan langsung oleh Rektor Undana ini dilaksanakan secara kolektif oleh Tim Penguji demi menyamakan persepsi serta metode penilaian kepada seluruh peserta tes secara daring. Adapun pelaksanaan tes kompetensi spesifik ini dijadwalkan bakal digelar serentak pada tanggal 25 Mei 2026 mendatang.

​Konsistensi Penerapan Prinsip BETAH
​Keterlibatan aktif tim penguji dari Undana dipastikan mencakup verifikasi kemampuan praktis serta teoritis pada setiap pos kompetensi khusus yang diujikan. Langkah taktis ini menjadi bukti nyata sekaligus komitmen kuat Polda NTT dalam mengawal dan menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam setiap rekrutmen Polri.

​“Kehadiran akademisi dalam proses seleksi adalah kunci utama untuk menjaga profesionalisme. Hal ini diharapkan dapat memperkuat secara signifikan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri,” tambah Kabiro SDM Polda NTT.

​Kolaborasi lintas institusi ini dinilai sebagai wujud kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi dalam menyokong negara melahirkan aparat penegak hukum yang berintegritas dan kompeten. Lewat validasi ketat dari para dosen ahli Undana, para peserta yang nantinya dinyatakan lolos diharapkan benar-benar memiliki kualifikasi mumpuni untuk menopang tugas-tugas kepolisian di lapangan, demi menjaga keamanan dan mendorong kemajuan di seluruh wilayah NTT.


Editor : Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber : Ollien Manggol

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo