RS Undana Perkuat Intervensi Kesehatan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kupang


CAMPLONG – Rumah Sakit Universitas Nusa Cendana (RS Undana) menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian masyarakat melalui program intervensi kesehatan proaktif. Fokus utama aksi ini menyasar kelompok rentan pada usia dini dengan memberikan skrining kesehatan komprehensif dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa PAUD serta SD Cahaya Hati Camplong 2, Kabupaten Kupang, Sabtu (18/4/2026).

​Langkah strategis ini dirancang sebagai bentuk pelayanan kesehatan inklusif yang bertujuan untuk meminimalisir kesenjangan akses medis antara wilayah perdesaan dan perkotaan. Dengan mendekatkan layanan dokter spesialis ke tengah masyarakat, RS Undana berupaya melakukan deteksi dini terhadap berbagai risiko kesehatan anak di wilayah Fatuleu.

Integrasi Pelayanan Spesialistik dan Preventif

​Salah satu pilar utama dalam aksi sosial ini adalah optimalisasi kesehatan gigi dan mulut, yang sering kali menjadi masalah kronis pada usia tumbuh kembang. Dalam pelaksanaannya, RS Undana berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) yang dipimpin oleh drg. Friska Delianti Simamora, Sp.Ort., dan drg. Manginar Sidabutar, MHID.

​Kolaborasi multidisiplin ini memberikan edukasi klinis serta praktik langsung teknik menyikat gigi yang benar guna mencegah prevalensi karies gigi pada anak-anak sejak dini. Direktur RS Undana, dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan manifestasi dari fungsi rumah sakit dalam aspek promotif dan preventif.

​"Kehadiran kami di lapangan bertujuan untuk menggeser paradigma kesehatan masyarakat dari kuratif menuju preventif. Pencegahan yang dilakukan di level sekolah dasar merupakan investasi jangka panjang untuk menekan angka morbiditas di masa depan," tegas dr. Efrisca di sela-sela kegiatan.


Edukasi Berbasis Pemberdayaan Orang Tua

​Selain pemeriksaan fisik pada siswa, tim medis yang terdiri dari jajaran dokter spesialis dan umum turut menyelenggarakan sesi penyuluhan interaktif bagi orang tua murid. Fokus bahasan mencakup pemenuhan gizi seimbang dan manajemen sanitasi lingkungan rumah tangga sebagai fondasi utama ketahanan kesehatan keluarga.

​Respons positif ditunjukkan oleh warga Camplong melalui partisipasi aktif dalam layanan pemeriksaan kesehatan umum gratis. Sebagai bentuk akuntabilitas layanan, RS Undana memberikan catatan kesehatan individual (remedial record) bagi setiap siswa agar dapat ditindaklanjuti secara mandiri oleh orang tua maupun fasilitas kesehatan setempat.

Visi Pelayanan Humanis dan Inklusif

​Kegiatan di Kecamatan Fatuleu ini menegaskan posisi RS Undana sebagai institusi kesehatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai humanis. RS Undana berencana menginstitusikan agenda ini secara berkala, khususnya di wilayah-wilayah dengan tingkat literasi kesehatan yang masih terbatas.

​"Kami memiliki visi untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil lainnya. Pelayanan kesehatan yang berkualitas harus bersifat extramural—keluar dari batas dinding rumah sakit—untuk menyentuh akar rumput dan membangun kemandirian kesehatan masyarakat secara berkelanjutan," tutup dr. Efrisca.

Sumber : Ollien Manggol – editor : PenaIndonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo