Resmi Dilantik, Badan Pengurus IWASMA NTT Periode 2026-2030 Siap Kolaborasi Bangun Kota Kupang

KUPANG, GARIS PENA INDONESIA – Ikatan Warga Asal Maluku (IWASMA) Nusa Tenggara Timur resmi memiliki nakhoda baru. Jajaran Badan Pengurus IWASMA NTT Periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Dr. Favianus Wairata, M.Si, resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Marungga I, New Sasando Internasional Hotel, Kota Kupang, Senin (18/5/2026).
​Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, beserta jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan ratusan warga asal Maluku yang menetap di Kota Kupang.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada badan pengurus yang baru dilantik. Pemerintah Kota Kupang berharap, di bawah kepengurusan Dr. Favianus Wairata, IWASMA NTT dapat terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan, merawat toleransi, serta menyukseskan berbagai program pembangunan di Kota Kasih.

​Sebagai wadah kultural, IWASMA NTT dinilai memiliki peran strategis sebagai jembatan yang mempererat keberagaman di Kota Kupang, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

​Sementara itu, Ketua Umum IWASMA NTT terpilih, Dr. Favianus Wairata, M.Si, menegaskan komitmen organisasi paguyuban ini untuk terus memperkokoh solidaritas internal sekaligus menjaga keharmonisan antar-suku di tanah rantauan Flobamora. Menurutnya, IWASMA komit untuk berjalan beriringan dengan segenap elemen masyarakat lokal demi kemajuan bersama.

​Acara yang dipersiapkan oleh Panitia Pelaksana di bawah arahan Maryanti H. Laturumas-Adoe, SE., M.Si (Ketua) dan Ebed H. B. Jusuf, S.Pt (Sekretaris) ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah penuh kekeuargaan yang mencerminkan semangat "Satu Darah" khas warga Maluku. (GPI/Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo