Perkuat Tata Kelola Desa, Undana Terjunkan Tim Ahli dan Sosialisasi Anti-Korupsi


KUPANG – Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui aksi nyata di masyarakat. Kali ini, Undana secara resmi mengumumkan rencana penerjunan tim ahli lintas disiplin untuk memberikan pendampingan intensif dalam manajemen desa serta sosialisasi pencegahan korupsi di tingkat akar rumput.

​Langkah strategis ini dirancang untuk menjawab tantangan tata kelola pemerintahan desa yang seringkali terjebak dalam kendala administratif maupun potensi penyalahgunaan wewenang. Dengan kehadiran para akademisi, diharapkan tercipta sistem pemerintahan desa yang tidak hanya efisien, tetapi juga bersih dan transparan.

Riset Kolaboratif sebagai Fondasi Pembangunan

​Audiensi awal yang telah dilakukan menjadi momentum penting bagi serangkaian riset kolaboratif. Tim ahli Undana akan melakukan pemetaan mendalam terhadap persoalan sosial-politik yang berkembang di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.

​Pihak universitas menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya berdasarkan intuisi politik semata, melainkan harus berpijak pada koridor ilmiah. Melalui pemetaan ini, setiap kebijakan yang diambil diharapkan memiliki basis data yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

​"Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di tingkat desa dan kota berjalan selaras dengan kaidah ilmiah, sehingga dampak kesejahteraannya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa distorsi korupsi," ungkap perwakilan tim ahli dalam audiensi tersebut.


Fokus Utama Pendampingan

​Program ini akan mencakup beberapa pilar utama, di antaranya:

  • Penguatan Kapasitas Perangkat Desa: Pelatihan manajemen administrasi dan laporan keuangan yang akuntabel.
  • Edukasi Anti-Korupsi: Sosialisasi pencegahan praktik gratifikasi dan penyelewengan dana desa.
  • Pemetaan Masalah Sosial-Politik: Riset lapangan untuk mengidentifikasi hambatan pembangunan di akar rumput.

​Sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi model percontohan bagi integrasi kampus dan desa dalam membangun daerah yang lebih maju dan berintegritas.

Editor: PenaIndonesia

Sumber: Ollien Manggol & Nita

Foto: Djufandi Leo Kana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misteri di Balik Api Liliba: Ketika Keadilan Diduga Terbakar Skenario, Eben Tung Sely Angkat Bicara

BEM Undarma Kupang Kecam Kebijakan Libur Mendadak: "Kampus Tidak Boleh Membungkam Suara Mahasiswa!"

Mushola Darul Amanah Disegel, Isak Tangis Naya Mengetuk Pintu Hati Presiden Prabowo