Kunjungi MPP Kota Kupang, Wamen PAN-RB Apresiasi Wali Kota Christian Widodo: Pelayanan dari Lahir Hingga Mati
KUPANG, PENA INDONESIA – Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Purwadi Arianto, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang yang dinilai berhasil menghadirkan pelayanan publik yang cepat, terpadu, dan responsif. Hal ini ditegaskannya saat melakukan kunjungan kerja langsung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kupang pada hari ini, Selasa (12/5).
Dalam kunjungannya, Purwadi menyebut sistem satu pintu di MPP Kota Kupang telah efektif meningkatkan kepercayaan masyarakat. Ia menilai, kolaborasi lintas sektor di bawah kepemimpinan Wali Kota Christian Widodo mampu memangkas birokrasi yang rumit menjadi solusi nyata bagi warga.
"Saya datang untuk melihat langsung capaian kerja dan penghargaan yang diterima. Apa yang saya lihat adalah hasil kerja keras Pemkot Kupang. Masyarakat diurus dan diselesaikan kebutuhannya di satu tempat ini, mulai dari lahir hingga tutup usia," ujar Purwadi.
Purwadi menekankan dua hal utama yang diinginkan rakyat: pelayanan yang baik dan tidak dipersulit saat menghadapi kendala. Menurutnya, inovasi di MPP Kota Kupang telah menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama, sekaligus menjadi warisan (legacy) yang kuat bagi kepemimpinan saat ini.
"Tidak semua orang dipilih menjadi pemimpin. Karena itu, memberikan pelayanan maksimal adalah bentuk tanggung jawab. Semua pemimpin akan mengakhiri masa pengabdiannya, maka penting meninggalkan jejak yang menjadi pedoman," tambahnya.
Merespons kunjungan tersebut, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyatakan apresiasi atas dukungan pusat. Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti arahan strategis dari Wamen PAN-RB, terutama terkait penguatan perlindungan sosial.
Salah satu poin utama yang akan segera dieksekusi adalah pengembangan layanan "Curhat Bestie". Christian berencana menggandeng Polda NTT untuk menghadirkan Polwan dalam memberikan pendampingan hukum dan psikologis bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
"Saran Pak Wamen terkait ruangan Curhat Bestie akan segera kami tindak lanjuti. Kami akan meminta kolaborasi Polwan dari Polda NTT untuk mendampingi masyarakat yang mengalami KDRT, sehingga ada perlindungan ekstra terhadap ibu dan anak," jelas Christian.
Kunjungan ini ditutup dengan komitmen penguatan program dari Kementerian PAN-RB bagi Kota Kupang guna memastikan transformasi birokrasi terus berjalan demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. (jrg)
EDITOR: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: diskominfo Kota Kupang
Komentar
Posting Komentar