Bukan Main HP, Gubernur NTT Ternyata Catat Aspirasi Warga Saat Dampingi Gibran
KUPANG, PENA INDONESIA — Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) angkat bicara terkait potongan video viral yang menyudutkan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Dalam video yang beredar di media sosial, Gubernur Melki dikritik warganet karena kedapatan memegang telepon genggam (HP) saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan warga.
Peristiwa tersebut terjadi saat kunjungan kerja Wapres Gibran di Kabupaten Rote Ndao dan Amfoang, Kabupaten Kupang, Jumat (22/5/2026).
Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Lery Rupidara, menegaskan bahwa narasi yang berkembang di media sosial adalah salah tafsir. Menurutnya, Gubernur Melki tidak sedang bermain media sosial, melainkan sedang mencatat poin-poin aspirasi warga dan arahan Wapres.
"Situasi di lapangan berbeda dari apa yang dipersepsikan netizen dalam potongan video tersebut. Gubernur Melki justru sedang menggunakan HP-nya untuk mencatat poin penting dialog. Setiap pemimpin punya cara teknis sendiri dalam bekerja di lapangan," kata Lery dalam keterangan persnya di Kupang, Sabtu (23/5/2026).
Efisiensi Kerja Digital
Lery menambahkan, penggunaan perangkat digital dalam birokrasi modern adalah hal yang lazim untuk koordinasi cepat dan pencatatan taktis. Ia menolak anggapan bahwa Gubernur Melki tidak fokus atau tidak menghormati Wakil Presiden.
"Gubernur memiliki kebiasaan merespons cepat dan mencatat instruksi lewat gawai. Ini murni urusan efisiensi kerja, jauh dari interpretasi negatif bahwa beliau tidak fokus," tegasnya.
Komitmen Tindak Lanjut
Meski memaklumi adanya dinamika opini publik di media sosial, Pemprov NTT memastikan bahwa fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah mengawal dan menindaklanjuti hasil kunjungan Wapres Gibran di NTT.
"Gubernur sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Wapres. Salah tafsir ini hanya dinamika kecil. Fokus kami adalah berkomitmen mengeksekusi langkah-langkah tindak lanjut dari dialog bersama masyarakat tersebut," pungkas Lery.
Editor: Tim Redaksi Garis Pena Indonesia
Sumber: Biro Administrasi Pemerintahan Setda Prov NTT
Komentar
Posting Komentar