Fasilitas baru ini hadir sebagai jawaban atas fenomena "gunung es" masalah kesehatan jiwa di tengah masyarakat. Dengan adanya gedung UPIP, pasien yang berada dalam kondisi darurat atau fase gelisah kini bisa ditangani secara lebih spesifik, cepat, dan terukur.
Langkah Nyata Pemerintah
Gubernur Melki menegaskan bahwa peresmian gedung ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti kehadiran negara dalam menjamin hak kesehatan mental warga NTT sesuai amanat UU Nomor 17 Tahun 2023.
"Urusan jiwa jangan dianggap remeh. Gedung UPIP ini hadir untuk memberikan penanganan darurat yang lebih manusiawi, meningkatkan keselamatan pasien dan petugas, serta mempercepat masa pemulihan," ujar Melki saat meninjau fasilitas gedung.
Menariknya, Melki juga mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov NTT untuk tidak ragu mengecek kondisi kesehatan mental mereka di RSJ Naimata. Menurutnya, kesehatan jiwa adalah pondasi agar bisa bekerja maksimal melayani masyarakat.
Fasilitas Modern dan Canggih
Bukan hanya bangunan fisik, Gedung UPIP RSJ Naimata juga dilengkapi peralatan medis modern yang jarang ditemukan di tempat lain, di antaranya:
• TMS (Transcranial Magnetic Stimulation): Stimulasi sel saraf otak menggunakan gelombang elektromagnetik untuk pasien depresi berat.
• HRV (Heart Rate Variability): Alat untuk mendeteksi tingkat stres dan kecemasan pasien secara akurat.
• ECT (Electroconvulsive Therapy): Alat terapi listrik terkontrol untuk menangani gangguan mental berat seperti skizofrenia.
Plt. Dirut RSJ Naimata, Novy Enggelin Elim, menjelaskan bahwa gedung ini memiliki 14 ruangan fungsional. Ada juga ruang seklusi khusus yang dirancang tetap menjunjung tinggi hak asasi pasien namun tetap aman bagi lingkungan sekitar.
Pesan untuk Tenaga Medis
Di akhir sambutannya, Gubernur Melki berpesan kepada seluruh tenaga medis agar menjaga fasilitas canggih tersebut dengan pelayanan yang tulus.
"Fasilitas canggih tidak akan berarti apa-apa tanpa sentuhan kasih dan profesionalisme. Jadikan tempat ini saluran kesembuhan bagi saudara-saudara kita," pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Ketua DPRD NTT Emilia Nomleni, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat Pemprov NTT dan Kota Kupang.
EDITOR: Team Redaksi Garis Pena Indonesia//LL
SUMBER:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar