KUPANG, PENA INDONESIA– Jangan pernah sepelekan guru Taman Kanak-Kanak (TK). Di tangan merekalah karakter generasi penerus Kota Kupang dibentuk. Pesan tegas ini dilemparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, saat menghadiri Halal Bihalal dan Syukuran Paskah IGTKI Kota Kupang, Selasa (14/4).
Sekda Jeffry tidak sedang berbasa-basi. Ia menggunakan analogi keras: membangun bangsa itu ibarat membangun rumah. Tanpa fondasi yang kuat, bangunan semegah apa pun pasti roboh.
"Guru TK inilah fondasinya. Bagaimana rumah bisa kuat kalau fondasinya keropos?" tegas Jeffry di hadapan ratusan guru dan tokoh lintas agama.
Hantam Pandangan Keliru
Dalam momen penuh keakraban tersebut, Sekda juga menyentil pandangan miring yang selama ini menganggap remeh guru pendidikan anak usia dini. Banyak yang merasa guru jenjang tinggi lebih hebat, padahal menurut Jeffry, justru di tangan guru TK-lah mentalitas anak mulai ditempa.
Ia mengaku salut dengan kesabaran para guru menghadapi beragam tingkah laku anak kecil yang tidak semua orang tua sanggup melakukannya.
Soal Kesejahteraan: "Jangan Terjebak Regulasi"
Bukan sekadar memuji, isu panas soal kesejahteraan guru juga menjadi sorotan. Menanggapi keluhan soal insentif yang masih "di bawah standar", Sekda tidak mau menjanjikan angin surga, tapi ia memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam.
Ia mengakui ada aturan yang mengikat, namun baginya masa depan anak bangsa tidak boleh dikalahkan oleh birokrasi yang kaku.
"Kita cari jalan keluar. Ada regulasi yang harus dipatuhi, tapi bukan berarti tidak ada solusi. Ini soal masa depan generasi kita," pungkasnya.
Kejutan dari Wawali
Acara yang berlangsung hangat ini juga sempat dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis. Meski jadwalnya padat, Serena menyempatkan diri hadir memberikan dukungan moril bagi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.
Ketua IGTKI Kota Kupang, Mandasia Samsudin, berharap sinergi ini bukan sekadar seremoni. Ia menitipkan harapan besar agar Pemerintah Kota Kupang terus menjaga komitmennya, terutama soal peningkatan kapasitas dan nasib ekonomi para guru di lapangan.
Editor: Team Redaksi Garis Pena Indonesia//dwn
Sumber: Prokopim Setda Kota Kupang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar