DARI KUPANG UNTUK INDONESIA: Inovasi “Mi Kelor” Mahasiswa Undana Siap Guncang Panggung Nasional!
KUPANG – Sebuah torehan membanggakan kembali lahir dari rahim Universitas Nusa Cendana (Undana). Di tengah tantangan kesehatan yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, empat mahasiswa kreatif yang tergabung dalam tim Sahabat Kelor berhasil menciptakan terobosan pangan luar biasa: Mi Kelor. Bukan sekadar produk mi biasa, inovasi ini membawa misi suci sebagai senjata ampuh melawan stunting sekaligus mengukir prestasi di kancah nasional.
Menembus Elit Nasional di KMI Expo 2026
Prestasi ini bukanlah kebetulan. Tim yang digawangi oleh Aditia Cahya Saputra, Aurelia Esem, Dominikus Arcarius Depha Daki, dan Hector Abu Bakar Abdullah sukses terpilih sebagai satu dari tiga perwakilan terbaik Undana untuk berlaga di ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo 2026.
Di Magelang, Jawa Tengah nanti, mereka akan membawa nama harum NTT untuk bersaing dengan 270 perguruan tinggi dari seluruh penjuru nusantara. Keberhasilan ini membuktikan bahwa anak muda Kupang memiliki daya saing yang tak kalah hebat dengan mahasiswa dari kota-kota besar lainnya.
Mengubah "Tanaman Ajaib" Menjadi Solusi Gizi
Aurelia Esem mengungkapkan bahwa pemilihan daun kelor bukanlah tanpa alasan. Sebagai superfood dengan kandungan gizi tinggi yang tumbuh subur di tanah NTT, kelor diubah menjadi mi agar lebih mudah diterima oleh lidah anak-anak hingga orang dewasa.
"Kami ingin kesehatan menjadi hal yang lezat dan terjangkau bagi semua orang," ujarnya.
Lahir dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Mi Kelor ini telah melewati uji coba ketat dan pelatihan intensif untuk memastikan setiap helai minya memiliki standar kualitas yang mampu bersaing di pasar modern.
Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Penfui
Kebanggaan terhadap tim Sahabat Kelor kian lengkap karena inovasi ini turut memanusiakan warga sekitar. Mereka menggandeng masyarakat di wilayah Penfui sebagai pemasok utama bahan baku daun kelor. Sinergi ini menciptakan ekosistem ekonomi yang sehat:
- Mahasiswa mendapatkan bahan baku segar.
- Masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan.
- Target Kesehatan tercapai melalui produk yang dihasilkan.
Dukungan Penuh Sang Ibu Asuh: Undana
Ketua tim, Aditia Cahya Saputra, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari ekosistem pendidikan yang suportif di Undana. Mulai dari bimbingan mentor yang berpengalaman, koneksi dengan pelaku industri, hingga dukungan finansial untuk keberangkatan kompetisi, semuanya difasilitasi oleh kampus tercinta.
Bukti Nyata Pengabdian Mahasiswa
Meskipun harus berjibaku dengan jadwal kuliah yang padat, semangat tim Sahabat Kelor tidak pernah surut. Mereka adalah bukti nyata bahwa mahasiswa bukan hanya agen perubahan di atas kertas, tetapi pelaku nyata yang turun tangan menyelesaikan masalah kronis seperti gizi buruk di daerahnya.
Melalui Mi Kelor, Undana mempertegas posisinya sebagai pusat inovasi yang mampu melahirkan wirausahawan muda berhati sosial. Mari kita berikan dukungan penuh bagi tim Sahabat Kelor agar mampu mengharumkan nama NTT dan menjadi solusi berkelanjutan bagi kesehatan bangsa!
#UndanaBangga #MiKelorNTT #MahasiswaInovatif #LawanStunting #KMIExpo2026
Komentar
Posting Komentar