Christian Widodo Tantang HIPMALIM Tunjukkan Aksi Nyata di Kota Kupang
KUPANG, PENA INDONESIA – Pemerintah Kota Kupang terus membuka ruang lebar bagi organisasi kepemudaan untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, saat menerima audiensi Pengurus Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Manggarai Raya (HIPMALIM) di Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (30/4).
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi formal, melainkan momentum bagi generasi muda asal Manggarai Raya untuk mengambil peran strategis di ibu kota provinsi NTT.
Pemuda Bukan Penonton
Dalam dialog tersebut, Ketua Umum HIPMALIM, Muhammad Saleh, memaparkan profil organisasi yang kini menjadi wadah pemersatu pemuda dan mahasiswa dari tiga kabupaten: Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur. HIPMALIM tidak hanya fokus pada urusan akademik, tetapi juga merangkul para alumni pascastudi untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Saleh juga menyampaikan rencana pelantikan pengurus yang akan dipadukan dengan agenda silaturahmi akbar bersama organisasi lintas daerah dan masyarakat Muslim di Kota Kupang.
Dukungan Penuh dan Pesan Efisiensi
Menanggapi rencana tersebut, dr. Christian Widodo menyatakan dukungannya secara konkret. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan organisasi pemuda berjalan sendirian dalam kegiatan positif.
"Pemerintah Kota Kupang siap mendukung, mulai dari fasilitasi tempat hingga kebutuhan teknis lainnya. Kami ingin organisasi kepemudaan seperti HIPMALIM menjadi mitra kritis dan strategis dalam membangun sumber daya manusia di kota ini," tegas Wali Kota.
Namun, Wali Kota juga memberikan catatan tajam terkait manajemen waktu. Ia menyarankan agar panitia jeli memilih waktu pelaksanaan—antara Sabtu (9/5) atau Senin (11/5)—agar kegiatan berjalan efektif tanpa mengganggu produktivitas atau waktu istirahat peserta.
“Kehadiran saya akan menyesuaikan agenda yang ada, tapi kegiatan jangan ditunda. Kedisiplinan waktu adalah cermin profesionalisme organisasi,” tambahnya.
Sinergi untuk Masa Depan
Hadir mendampingi Wali Kota, Plt. Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubertus Mani, sementara dari pihak HIPMALIM turut hadir Wakil Ketua Fajar Soekarno serta fungsionaris organisasi lainnya.
Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo, Pemkot Kupang memposisikan pemuda bukan sebagai objek politik, melainkan subjek pembangunan yang harus diberdayakan demi kemajuan Kota Kupang ke depan.
EDITOR: Team Redaksi Garis Pena Indonesia
SUMBER: Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang
Komentar
Posting Komentar