Minggu, 05 April 2026

Bukan Sekadar Perayaan Paskah, Pemuda GMIT "Sulap" LLBK Jadi Pusat Cuan UMKM!

KUPANG, Pena Indonesia– Perayaan Paskah di Kota Kupang tahun ini tidak sekadar ritual prosesi, namun menjelma menjadi gerakan nyata bagi ekonomi kerakyatan. Di bawah langit Pantai Wisata LLBK Tedis yang ikonik, Sabtu (4/4), geliat ekonomi kreatif resmi dimulai melalui Expo UMKM Festival Paskah Pemuda GMIT 2026.

​Mewakili Wali Kota Kupang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry E. Pelt, hadir membuka kegiatan ini dengan penuh semangat. Baginya, tema Paskah tahun ini, "Kristus Bangkit Melalui Kemanusiaan Kita", bukan sekadar deretan kata, melainkan sebuah panggilan aksi.

​"Tema ini adalah refleksi iman yang membumi. Pemuda GMIT hari ini menunjukkan bahwa iman tidak hanya dirayakan di dalam gereja, tapi juga di pasar-pasar, di lapak-lapak UMKM, dan di setiap pergerakan ekonomi masyarakat," tegas Jeffry dalam sambutannya yang disambut hangat para hadirin.

​Sinergi Lintas Sektor untuk UMKM Naik Kelas
​Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Dirut Bank NTT Charlie Paulus, Deputi BI NTT Rio Khasananda, hingga Komisaris Utama PT BPR Christa Jaya Christofel Liyanto, menjadi sinyal kuat bahwa dukungan terhadap UMKM di Kota Kupang kini berada pada level strategis.
​Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan pelaku usaha kecil berjuang sendirian. Kolaborasi dengan Pemuda GMIT ini menjadi bukti bahwa anak muda adalah pilar penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah yang maju dan berdaya saing.

Inspirasi dari Tepian Pantai
​Ketua Panitia Pelaksana, Erenst Blegur, dengan rasa syukur mengungkapkan bahwa festival tahun ini memang dirancang lebih luas. Expo ini adalah ruang bagi inovasi dan kreativitas yang lahir dari tangan-tangan pemuda.

​"Kami ingin menghadirkan kontribusi nyata. Meski dimulai dari langkah kecil, pemuda harus punya peran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," ungkap Erenst.

​Dukungan juga datang dari jauh, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, yang turut hadir mengutip pesan legendaris JFK: “Jangan tanyakan apa yang negara lakukan untukmu, tetapi tanyakan apa yang telah kamu lakukan untuk negaramu.” Sebuah sentilan manis bagi generasi muda untuk terus menjadi solusi dan menjadi "terang" melalui kemandirian ekonomi.

Kegiatan ini akan terus berlangsung selama beberapa hari ke depan di kawasan LLBK. Mari warga Kupang, kita dukung produk lokal, beli dari tetangga sendiri, dan jadikan momentum Paskah ini sebagai titik balik kebangkitan ekonomi kota kita tercinta.

Editor: Team Redaksi Garis Pena Indonesia//DWN
Sumber: Prokopim Setda kota Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secercah Harapan di Namosain: Saat Kemanusiaan Mengetuk Pintu Keluarga Nunbala

​ KUPANG, 15 April 2026 – Di sudut Kelurahan Namosain, Kota Kupang, angin laut membawa aroma garam yang kontras dengan sunyinya sebuah rum...