Bukan Efek Viral! Pemkot Kupang Bungkam Kritik Lewat Betonisasi GOR Oepoi Senilai Rp5,5 Miliar
KUPANG, PENA INDONESIA– Narasi negatif yang menyebut pembangunan infrastruktur di Kota Kupang hanya bergerak pasca viral di media sosial resmi terbantahkan. Hal ini terlihat dari dimulainya pengerjaan ruas Jalan Brigjen Iman Budiman, tepat di depan GOR Oepoi, yang merupakan hasil perencanaan matang sejak tahun anggaran 2025.
Langkah nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang ini menjadi bukti bahwa eksekusi kebijakan berbasis pada skala prioritas dan usulan masyarakat melalui mekanisme Musrenbang, bukan sekadar pemadam kebakaran atas keluhan netizen.
Realisasi Janji dan Konsistensi
Arny Loasana, warga Kelurahan Oebufu, menegaskan bahwa perbaikan ini sudah dijanjikan sejak akhir 2025 saat Wali Kota turun langsung meninjau lapangan. Baginya, pengerjaan yang dimulai pada April 2026 ini adalah bentuk integritas pemerintah dalam menepati komitmen.
"Ini bukan soal viral. Kami tahu rencana ini sudah disiapkan sejak tahun lalu. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang konsisten merealisasikan janji kunjungannya," tegas Arny.
Senada dengan itu, tokoh masyarakat RT 35, Piet Naijumetan, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, pengerjaan jalan ini merupakan jawaban atas kebutuhan vital warga yang selama ini terhambat oleh kondisi infrastruktur yang rusak.
Proyek Strategis Bernilai Rp5,5 Miliar
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kupang, Maxi Dethan, merinci bahwa proyek ini bukan sekadar tambal sulam. Dengan nilai kontrak mencapai Rp5,57 miliar, pembangunan dilakukan secara menyeluruh menggunakan konstruksi beton guna menjamin durabilitas jangka panjang.
Mulai Pengerjaan: 15 April 2026
Target Selesai: 11 September 2026
Cakupan Kerja: Konstruksi beton, perbaikan drainase, dan penataan trotoar.
Inspirasi Swadaya Masyarakat
Menariknya, sebelum alat berat diturunkan, semangat gotong royong warga Oebufu sempat menyulut motivasi pembangunan. Warga bersama ketua RT setempat secara swadaya menimbun lubang jalan dengan material sederhana—sebuah aksi nyata yang mempercepat atensi pemerintah untuk memprioritaskan ruas ini dalam Musrenbang.
Lurah Oebufu, Zet Batmalo, memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan telah melalui prosedur administratif yang benar. Kunjungan strategis Wali Kota pada November 2025 menjadi kunci akselerasi proyek yang kini tengah berjalan.
Dimulainya pengerjaan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan transportasi, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan GOR Oepoi melalui akses jalan yang jauh lebih berkualitas dan representatif.
Penulis: Team Redaksi Garis Pena Indonesia
Komentar
Posting Komentar