Rabu, 18 Maret 2026

Rotasi Jabatan NTT: Gubernur Melki Pastikan 5 Tim Strategis Tak Berubah

KUPANG, PENA INDONESIA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memastikan rotasi Pejabat Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Provinsi NTT tidak akan mengganggu ritme kerja tim strategis daerah. Dalam arahannya usai pelantikan, Melki menegaskan bahwa komposisi lima tim strategis tetap solid untuk mengawal program prioritas.

Struktur Tim Tetap, Fokus pada Eksekusi
​Gubernur Melki menggarisbawahi bahwa efektivitas tim strategis tidak selalu berbanding lurus dengan jabatan struktural di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tim yang menangani kemiskinan terpadu, ekonomi kerakyatan, hingga komunikasi pemerintah akan terus berjalan sesuai cetak biru awal.

​"Komposisi tim tetap sama. Perubahan jabatan di OPD murni untuk penyegaran birokrasi, namun agenda prioritas tetap dikawal oleh personel yang sudah dirumuskan sejak awal," tegas Melki dalam rapat virtual bersama jajaran pimpinan OPD, Selasa (17/3).

Prioritas Hak ASN dan Transisi Program
​Di sektor kepegawaian, Pemprov NTT menjadwalkan penyerahan SK bagi 4.536 PPPK pada bulan ini. Melki menginstruksikan agar hak-hak pegawai tersebut segera dihitung dan dibayarkan tepat waktu.

​Terkait transisi jabatan, Gubernur memberikan poin-poin krusial bagi pejabat baru dan lama:
1. ​Keberlanjutan Program: Program yang sedang berjalan, termasuk optimalisasi dua kapal pemda untuk ekonomi perbatasan, dilarang berhenti di tengah jalan.

2. ​Penyelesaian Temuan BPK: Pejabat lama tetap bertanggung jawab membantu penyelesaian temuan administratif meski telah berpindah tugas.

3. ​Manajemen Aset: Estafet informasi antarpejabat harus dilakukan secara transparan demi kelancaran operasional.

Disiplin Fiskal dan Antisipasi Global
​Menghadapi ketidakpastian ekonomi, Melki mengadopsi prinsip "Safe Over Speed". Ia menginstruksikan OPD untuk memprioritaskan belanja pegawai dan menunda proyek berbiaya besar hingga kondisi fiskal daerah benar-benar stabil.

​"Saya lebih memilih bergerak sedikit lambat namun aman, daripada cepat tetapi mengancam kesehatan keuangan daerah. Kita harus mencermati dinamika subsidi nasional dan situasi global pasca-Lebaran," jelasnya.

​Integritas Sektor Pendidikan
​Menutup arahannya, Gubernur memastikan penataan kepala sekolah di NTT tunduk pada sistem nasional di bawah Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan. Ia menekankan tiga syarat mutlak bagi pimpinan sekolah: Integritas, lingkungan anti-kekerasan, dan bebas narkoba.
​Melki mengakui rotasi jabatan selalu memicu dinamika emosional, namun ia meminta seluruh birokrat tetap solid sebagai satu tim besar guna mencapai target pembangunan NTT.

EDITOR: LL//gpi
SUMBER: Biro Administrasi pemerintahan prov NTT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secercah Harapan di Namosain: Saat Kemanusiaan Mengetuk Pintu Keluarga Nunbala

​ KUPANG, 15 April 2026 – Di sudut Kelurahan Namosain, Kota Kupang, angin laut membawa aroma garam yang kontras dengan sunyinya sebuah rum...