Sabtu, 07 Maret 2026

Pantau Inovasi SMKN 5 Kupang, Gubernur NTT Dorong Siswa Jadi Wirausaha Muda

KUPANG, PENA INDONESIA – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, mendorong transformasi besar-besaran di lingkungan pendidikan vokasi. Saat mengunjungi SMK Negeri 5 Kota Kupang, Kamis (5/3/2026), Gubernur menegaskan bahwa sekolah kejuruan harus berevolusi dari sekadar tempat belajar menjadi pusat produksi yang relevan dengan kebutuhan industri.

​Didampingi Plt. Kepala Sekolah SMKN 5 Kupang, Gubernur meninjau langsung aktivitas siswa di Ruang Praktik Siswa (RPS) program keahlian Teknik Otomotif, Teknik Energi Terbarukan, dan Desain Komunikasi Visual (DKV).

Transformasi Vokasi Melalui OSOP
​Kunjungan ini bertepatan dengan agenda Pendampingan One School, One Product (OSOP) bertema "Inovasi dan Branding" yang diinisiasi Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) NTT. Gubernur menekankan bahwa OSOP adalah langkah strategis pemerintah untuk mencetak wirausahawan muda yang kompetitif.

​"Anak-anak SMK harus produktif menghasilkan produk yang berguna dan bisa dibeli masyarakat. SMK tidak boleh hanya menjadi tempat transfer ilmu, tapi pusat produksi, inovasi, dan pengembangan potensi lokal yang bernilai ekonomi," tegas Gubernur Melki.

Pesan Strategis: Inovasi, Manajemen, dan KUR
​Gubernur menitipkan pesan penting bagi seluruh elemen sekolah, mulai dari bidang teknologi hingga agribisnis:
1. Sentuhan Inovasi: Peserta didik harus dilatih memiliki keterampilan khusus dan manajemen yang baik agar produk akhirnya berkualitas tinggi.

2. ​Kemandirian Ekonomi: Lulusan SMK diminta membangun mentalitas wirausaha yang kuat untuk mengurangi ketergantungan pada barang impor.

3. ​Dukungan Modal: Pemerintah menyiapkan skema permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi lulusan yang serius ingin merintis bisnis pasca-lulus.

​"Kita pastikan produk OSOP yang dihasilkan bisa terserap dan dipakai masyarakat luas. Siswa harus bangga pada produk buatan sendiri sebagai identitas keunggulan NTT," tambahnya.

9 Program Keahlian & Produk Unggulan SMKN 5 Kupang
​Sebagai bukti nyata kesiapan sekolah, SMKN 5 Kupang memamerkan portofolio barang dan jasa dari sembilan program keahliannya:
1. ​Teknik Perawatan Gedung: Produk sofa dan kursi dari bahan daur ulang.
2. ​Teknik Elektronika: Produk sistem Radio Frequency Identification (RFID).
3. ​Desain Komunikasi Visual (DKV): Jasa cetak gelas, baliho, baju, serta fotografi.
4. ​Desain Pemodelan Informasi Bangunan: Jasa gambar denah rumah.
5. ​Teknik Otomotif: Jasa layanan otomotif.
6. Konstruksi Perawatan Bangunan Sipil: Jasa layanan teknis dan karya fisik bangunan.
7. ​Teknik Energi Terbarukan: Perakitan panel surya (energi surya & bayu).
8. ​Teknik Pengelasan & Fabrikasi Logam: Produk meja, gantungan pakaian, hingga mimbar.
9. ​Teknik Ketenagalistrikan: Jasa instalasi listrik.

Harapan Penguatan SDM NTT
​Melalui penguatan pendidikan vokasi ini, Pemerintah Provinsi NTT berharap lahir generasi tenaga kerja terampil yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Inovasi yang lahir dari ruang-ruang kelas SMK diharapkan menjadi fondasi peningkatan kualitas SDM NTT yang adaptif terhadap teknologi masa kini, guna menciptakan kemandirian ekonomi dan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun internasional.

EDITOR: LL//gpi
SOURCE: Biro Humas Pimpinan Setda Provinsi NTT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...