Rabu, 11 Februari 2026

Wujud Nyata Kepedulian, PSI NTT Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Siswa SD Negeri Hane

PENAINDONESIA – So’e, Sektor pendidikan kembali menjadi prioritas aksi nyata Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Nusa Tenggara Timur. Pada Selasa (10/02/2026), senyum ceria terpancar dari wajah siswa-siswi SD Negeri Hane, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saat menerima kunjungan kasih dan bantuan perlengkapan sekolah dari jajaran pengurus PSI NTT.

​Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Fraksi PSI DPRD Provinsi NTT, Junaidin Mahasan, didampingi oleh Wakil Ketua DPW PSI NTT, Kanisius To, serta jajaran pengurus DPD PSI Kabupaten TTS. Kehadiran mereka membawa misi mulia: memastikan anak-anak di pelosok NTT memiliki modal semangat berupa peralatan sekolah yang memadai.

​Dalam suasana penuh kehangatan, para siswa menerima paket bantuan berupa tas sekolah, buku tulis, hingga bolpoin. Junaidin Mahasan menegaskan bahwa aksi ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen tegak lurus PSI dalam mendukung masa depan anak-anak NTT, terutama bagi keluarga yang menghadapi tantangan ekonomi.

​"Kami telah membagikan akses komunikasi kepada masyarakat. Bagi orang tua yang memiliki keterbatasan untuk membeli peralatan sekolah, kami siap hadir dan membantu sesuai kemampuan yang kami miliki," tegas Junaidin, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPW PSI NTT.

Salam Hangat dari Pemimpin untuk Rakyat

​Meski tidak dapat hadir secara fisik karena tugas negara di Jakarta, Ketua DPW PSI NTT sekaligus Wali Kota Kupang (2024–2029), dr. Christian Widodo, menitipkan pesan mendalam bagi warga dan siswa di SDN Hane.

​“Beliau menyampaikan salam hangat untuk anak-anak semua. Sebenarnya beliau sangat ingin hadir langsung di tengah-tengah kita, namun saat ini sedang menjalankan tugas di Jakarta,” tambah Junaidin saat menyampaikan pesan dr. Christian.

​Di akhir kunjungannya, Junaidin memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak pernah merasa kecil hati dalam mengejar impian. Ia juga membuka pintu komunikasi seluas-luasnya bagi pihak sekolah jika terdapat kebutuhan mendesak di masa mendatang.

​“Tetap semangat belajar. Salam untuk bapak dan mama di rumah. Jika ada kebutuhan mendesak, sampaikan kepada guru atau kepala sekolah, kami akan berupaya maksimal untuk membantu kembali,” tutupnya dengan penuh semangat.

​Aksi sosial ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah dan orang tua murid. Kehadiran PSI NTT di tengah masyarakat TTS menjadi bukti bahwa politik kehadiran benar-benar dirasakan manfaatnya, membawa harapan baru bagi kualitas pendidikan di Nusa Tenggara Timur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...