Minggu, 08 Februari 2026

Sekda Kota Kupang ke Pengurus IPMASTIM: Pemimpin Harus Berdamai dengan Ketidaknyamanan

KUPANG, Pena Indonesia – Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, memberikan pesan menohok saat melantik pengurus baru Ikatan Pemuda Mahasiswa Asal Sumba Timur (IPMASTIM) periode 2025–2027 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (7/2). Ia menegaskan bahwa kepemimpinan sejati menuntut kesiapan mental untuk menghadapi situasi sulit.

​"Saat menerima amanah ini, saudara sesungguhnya sedang menerima ketidaknyamanan secara sadar. Seorang pemimpin harus berdamai dengan ketidaknyamanan agar bisa memimpin dengan baik," tegas Jeffry dalam sambutannya.

​Jeffry mengingatkan para mahasiswa bahwa tanggung jawab organisasi bukan sekadar jabatan struktural, melainkan komitmen untuk hadir di saat-saat sulit. Ia menekankan pentingnya etos kerja bagi pengurus baru: siap bekerja saat orang lain istirahat dan tetap berdiri tegak meski diterpa kritik atau hambatan.

​Selain mentalitas kepemimpinan, Sekda juga menyoroti gaya hidup digital mahasiswa saat ini. Ia mendorong anggota IPMASTIM untuk mengurangi ketergantungan pada ponsel dan kembali ke tradisi membaca untuk memperkaya wawasan.
​"Buku adalah jendela dunia. Perkaya diri dengan ilmu dan informasi positif. Motto 'Matawai Amahu Pada Njara Hammu' jangan hanya jadi pajangan di galeri ponsel, tapi harus hidup dalam karakter pengurus untuk menghargai budaya dan merintis pendidikan," imbuhnya.

​Di sisi lain, Pemerintah Kota Kupang menyatakan dukungannya agar ibu kota provinsi ini tetap menjadi "Rumah Bersama" yang nyaman bagi para mahasiswa perantau untuk menyelesaikan studi.

​Ketua Umum IPMASTIM terpilih, Yonas Domu Wulang, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota. Yonas berkomitmen menjadikan organisasi ini sebagai wadah yang inklusif sekaligus mendukung program pembangunan di Kota Kupang.

​Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina IPMASTIM Jhon Hawula, perwakilan GMKI, serta para senior dan mahasiswa asal Sumba Timur yang menetap di Kupang.

Editor: dwn//gpi
Source: prokopim kota Kupang 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...