Sinergi Lintas Sektor untuk Kelancaran Transaksi
Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa kelancaran sistem pembayaran adalah kunci kenyamanan beribadah dan merayakan Idulfitri. Ia mengapresiasi kolaborasi antara Bank Indonesia, perbankan, dan unsur Forkopimda yang hadir.
"Momentum SERAMBI sangat strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan uang layak edar secara aman dan nyaman. Ini sejalan dengan visi kita menjadikan Kupang sebagai 'Rumah Bersama' yang maju dan mandiri," ujar Serena.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BI NTT Adidoyo Prakoso, Kajari Kota Kupang Shirley Manutede, perwakilan OJK, MUI, serta jajaran pimpinan perbankan dan instansi vertikal lainnya.
Literasi Keuangan dan Nilai Sosial
Lebih dari aspek teknis perbankan, Serena menyoroti pentingnya literasi keuangan. Baginya, memahami cara bertransaksi yang bijak adalah fondasi kemandirian daerah. Ia juga menyentuh dimensi sosial SERAMBI yang memperkuat kerukunan di Kota Kupang.
"Nilai Kota Kasih tercermin dari bagaimana kita melayani masyarakat dan menciptakan ekosistem ekonomi yang tertib serta inklusif. Kami ingin masyarakat semakin mencintai Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara," tambahnya.
BI NTT Siapkan Rp1,7 Triliun
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso, mengungkapkan bahwa untuk tahun 2026 ini, pihaknya telah menyiapkan uang layak edar sebesar Rp1,7 triliun.
Layanan penukaran akan tersebar secara masif melalui:
- Kas Ritel di rumah-rumah ibadah.
- Kas Terpadu bersama perbankan.
- Layanan Tematik di kawasan pesisir dan pusat keramaian.
- Aplikasi PINTAR untuk reservasi penukaran yang lebih praktis.
"Tahun ini bertema 'Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah'. Kami berkomitmen menjamin ketersediaan uang dalam denominasi yang sesuai dan tepat waktu hingga 15 Maret mendatang," jelas Adidoyo.
Selain penukaran uang, SERAMBI 2026 juga menjadi panggung Kick Off Road to Fesyar (Festival Ekonomi Syariah) serta berbagai aksi sosial seperti penguatan QRIS dan donor darah.
Editor: Tim Redaksi Pena Indonesia-dwn
Source: prokopim setda Kota Kupang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar