"Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional ke-80. Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah menjaga proses demokrasi kita tetap stabil di tengah dinamika yang ada," ujar Gubernur Melki saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/2/2026).
Pers Sebagai Akselerator dan Kontrol Sosial
Di tengah disrupsi teknologi yang kian masif, Melki menekankan bahwa profesionalitas dan independensi adalah harga mati. Menurutnya, pers bukan sekadar penyampai informasi, melainkan alat kontrol sosial yang harus berani meluruskan kebijakan jika melenceng dari kepentingan rakyat.
"Rekan-rekan pers harus tetap kritis. Jangan ragu mengawal pembangunan agar program pemerintah tepat sasaran. Di sisi lain, pers adalah garda terdepan dalam memerangi hoaks dan menjadi akselerator perubahan," tegasnya.
Mendorong Kedaulatan Ekonomi Lokal
Tak hanya soal politik dan demokrasi, Gubernur Melki menyoroti peran strategis media dalam memperkuat kemandirian ekonomi. Ia mendorong pers untuk lebih gencar mempromosikan produk UMKM dan IKM lokal sebagai bentuk edukasi ekonomi kerakyatan.
Menurut Melki, literasi ekonomi yang dibangun oleh media akan membantu masyarakat lebih optimis dalam menghadapi tantangan global. Dengan promosi yang tepat, produk lokal NTT diharapkan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Visi NTT Hebat
Menutup pernyataannya, Gubernur yang dikenal komunikatif ini mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat kemitraan dengan pemerintah demi mewujudkan visi NTT yang maju, sehat, dan berkelanjutan.
"Mari bergandengan tangan. Pers yang sehat akan melahirkan ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat. Jika persnya sehat, NTT pasti makin hebat!" pungkasnya dengan nada optimis.
Editor: LL//gpi
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar