KUPANG, Pena Indonesia – Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa kompetisi Honda DBL 2026 East Nusa Tenggara Series merupakan ajang strategis untuk menjaring atlet berbakat demi memperkuat kontingen NTT pada PON XXII tahun 2028.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki saat menghadiri laga final (Final Party) di GOR Oepoi Kupang, Sabtu (31/1/2026). Ia menekankan bahwa status NTT sebagai tuan rumah PON 2028 menuntut kesiapan atlet yang matang dari segi teknis maupun mental sejak dini.
DBL Sebagai Standar Kompetisi Pelajar
Gubernur menilai DBL telah berhasil menjadi wadah pembentukan karakter bagi pelajar SMA/SMK di NTT. Melalui kompetisi ini, para atlet muda dilatih untuk memiliki kedisiplinan tinggi dan mental juara.
"Ini bukan sekadar turnamen. DBL adalah sarana melatih daya juang dan kesiapan mental bertanding di level nasional. Sebagai tuan rumah PON 2028, kita harus mulai memetakan potensi atlet dari kompetisi pelajar seperti ini," ujar Gubernur Melki.
Kejuaraan dan Hasil Final
Turnamen yang berlangsung selama enam hari (26-31 Januari 2026) ini melibatkan 14 tim putra dan 8 tim putri. Berikut adalah hasil pertandingan babak final:
• Tim Putra: SMAN 1 Kupang sukses mempertahankan gelar juara setelah menumbangkan SMA Dian Harapan Kupang dengan skor 56-50.
• Tim Putri: SMA Regina Pacis Bajawa tampil dominan dan keluar sebagai juara setelah mengalahkan SMAN 2 Kupang dengan skor telak 79-19.
Sinergi Pemerintah dan Olahraga
Pemerintah Provinsi NTT memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk panitia dan sponsor. Gubernur berharap atmosfer kompetisi yang kompetitif dan tertib ini terus terjaga di ajang-ajang berikutnya.
Hadir mendampingi Gubernur dalam acara tersebut antara lain Ketua DPRD NTT sekaligus Ketua Pengda Perbasi NTT Emelia Nomleni, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambros Kodo, serta Sekdis Kepemudaan dan Olahraga NTT Karel Muskanan.
Editor: LL//gpi
Source: biro humas prov NTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar