Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi. Melki memikul beban berat: memastikan NTT siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 bersama NTB.
Target "Lima Sukses"
Melki menegaskan, jabatan ini adalah mandat untuk membuktikan kelas NTT di level nasional. Ia mencanangkan lima target utama dalam menyongsong PON 2028:
1. Penyelenggaraan: Infrastruktur dan venue siap tempur.
2. Prestasi: Melampaui capaian PON Aceh-Sumut.
3. Administrasi: Tata kelola anggaran yang bersih.
4. Ekonomi: Menghidupkan UMKM dan sektor jasa.
5. Pariwisata: Menjadikan ajang olahraga sebagai promosi destinasi unggulan.
"Ini tugas mulia. Kita harus buktikan NTT mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan. Persiapan harus matang, mulai dari koordinasi dengan Kemenpora hingga kesiapan teknis di lapangan," tegas Melki.
Satu Komando
Sementara itu, Ketum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyebut terpilihnya Gubernur sebagai Ketua KONI adalah langkah strategis. Menurutnya, kendali di tangan kepala daerah akan mempercepat akselerasi persiapan PON.
"Persiapan PON 2028 akan lebih lancar karena berada dalam satu kendali. Jika provinsi lain bisa, NTT pasti bisa," ujar Marciano optimistis.
Komposisi pengurus baru yang melibatkan kolaborasi ASN, akademisi, dan praktisi diharapkan menjadi mesin penggerak untuk mendongkrak prestasi olahraga NTT yang selama ini sering dianggap "kuda hitam" di kancah nasional.
Editor: LL//gpi
Source: biro humas prov NTT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar