Kamis, 22 Januari 2026

Rayakan Hari Pers, PWI NTT dan Wali Kota Kupang Komit Ketuk Pintu Kemanusiaan Lewat Darah dan Kebersihan

 ​"Wajah pers di Kota Kupang tidak hanya akan terlihat lewat barisan kata di layar atau kertas koran. Dalam waktu dekat, para kuli tinta yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT akan turun ke jalan, memegang sapu, hingga mendonorkan darah bagi kemanusiaan."


​KUPANG, Pena Indonesia – Wajah pers di Kota Kupang tidak hanya akan terlihat lewat barisan kata di layar atau kertas koran. Dalam waktu dekat, para kuli tinta yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT akan turun ke jalan, memegang sapu, hingga mendonorkan darah bagi kemanusiaan.

​Sinergi kemanusiaan ini mendapat sambutan luar biasa dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Saat menerima audiensi pengurus PWI NTT di ruang kerjanya, Rabu (21/01), dr. Christian menegaskan komitmennya bahwa pemerintah dan media harus berjalan beriringan dalam membangun kota.

​"Saya sangat apresiasi ketika teman-teman pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tapi juga terlibat langsung dalam kerja nyata di tengah masyarakat," ujar sosok dokter yang kini memimpin Kota Kupang tersebut dengan antusias.

Oesapa Jadi Titik Awal

​Ketua PWI NTT, Ferry Jahang, membeberkan agenda besar menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah aksi bersih lingkungan di kawasan Oesapa pada 30 Januari mendatang. Tidak main-main, sekitar 150 personel gabungan dari TNI, Polri, hingga komunitas mama-mama pedagang akan tumpah ruah di sana.

​Tak berhenti di situ, sehari setelahnya, PWI NTT akan menggelar aksi donor darah untuk menjawab tipisnya stok darah di Kota Kasih. Sebagai puncaknya, sebuah diskusi publik bertajuk pengawalan program pemerintah dan peran perbankan bagi UMKM akan digelar pada 13 Februari di Aula Kantor Gubernur NTT.

Dukungan Totalitas Sang Dokter

​Mendengar rencana tersebut, dr. Christian Widodo langsung memberikan instruksi kepada jajaran Dinas LHK dan Dinas Kesehatan untuk memberikan dukungan penuh. Namun, dukungan sang Wali Kota bukan sekadar administratif. Secara personal, ia berkomitmen memberikan bantuan dana hingga konsumsi demi kelancaran aksi sosial ini.

​"Ini sejalan dengan komitmen kami menjaga kebersihan kota dan meningkatkan kepedulian sosial," tambah Wali Kota yang saat itu didampingi Kadis Kominfo, Ariantje Baun.

​Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai babak baru sinergi antara 'Pemerintah' dan 'Pilar Keempat Demokrasi' demi kemajuan NTT, khususnya Kota Kupang.

Editor: LL//gpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secercah Harapan di Namosain: Saat Kemanusiaan Mengetuk Pintu Keluarga Nunbala

​ KUPANG, 15 April 2026 – Di sudut Kelurahan Namosain, Kota Kupang, angin laut membawa aroma garam yang kontras dengan sunyinya sebuah rum...