Senin, 26 Januari 2026

Putus Kebuntuan 12 Tahun: Wali Kota Kupang Percepat Pembangunan Penahan Banjir Kali Mati

KUPANG, Pena Indonesia – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menginstruksikan percepatan pembangunan penahan banjir di bantaran Kali Mati, Kelurahan Kayu Putih, Sabtu (24/1). Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah untuk menyelamatkan akses jalan utama penghubung Kelurahan Kayu Putih dan Kelurahan Tuak Daun Merah yang terancam putus akibat abrasi selama belasan tahun.
Pembangunan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini berfokus pada penguatan dinding penahan sepanjang 20 meter di wilayah RT 007/RW 02, Kecamatan Oebobo. Area tersebut merupakan titik paling krusial karena pengikisan badan jalan telah menghambat manuver kendaraan besar, termasuk mobil tangki air bersih yang menjadi kebutuhan vital warga.

Respons Cepat atas Inisiatif Warga
Keputusan pembangunan ini bermula dari laporan langsung warga kepada Wali Kota pada November 2025. Sebelumnya, masyarakat setempat di bawah pimpinan Ketua RT 007, Lembertos Taneo, sempat melakukan perbaikan swadaya karena khawatir jalan akan amblas total saat puncak musim hujan.

​"Kami sangat bersyukur aspirasi kami didengar. Begitu disampaikan, Pak Wali Kota langsung mengirim tim PUPR untuk mengukur lokasi," ungkap Aloysius Tani, salah satu warga terdampak.

​Instruksi Ketuntasan dan Kolaborasi
Saat meninjau lokasi, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh membiarkan inisiatif swadaya masyarakat berjalan sendirian. Ia memerintahkan Dinas PUPR untuk memastikan konstruksi yang dibangun memiliki daya tahan tinggi dan melakukan pemetaan pada titik-titik rawan longsor susulan di sepanjang aliran kali tersebut.

​"Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan dasar masyarakat. Kolaborasi antara warga yang peduli dan pemerintah yang responsif adalah kunci agar pembangunan tepat sasaran," tegas dr. Christian Widodo.

Dampak bagi Masyarakat
Proyek yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini disambut antusias oleh warga. Selain memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, selesainya penahan banjir ini dipastikan akan memulihkan kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di dua wilayah kelurahan tersebut.

Editor: dwn//gpi
Source: prokopim setda Kota Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secercah Harapan di Namosain: Saat Kemanusiaan Mengetuk Pintu Keluarga Nunbala

​ KUPANG, 15 April 2026 – Di sudut Kelurahan Namosain, Kota Kupang, angin laut membawa aroma garam yang kontras dengan sunyinya sebuah rum...