KAB. KUPANG, Pena Indonesia – Langkah nyata menuju kesetaraan pendidikan di Nusa Tenggara Timur resmi dimulai. Selasa (20/1/2026), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena melakukan Peletakan Batu Pertama (Groundbreaking) pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Oelnasi, Kabupaten Kupang. Proyek ini menjadi simbol runtuhnya tembok penghalang bagi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan berkelas dunia.
Fasilitas Mewah untuk Rakyat
Lupakan kesan sekolah rakyat yang serba terbatas. Di atas lahan ini, akan berdiri kompleks pendidikan terpadu (SD, SMP, SMA) berkapasitas 1.080 siswa dengan standar yang setara dengan sekolah internasional. Fasilitas yang akan dibangun sangat lengkap dan berkualitas:
- Hunian Terpadu: Asrama Putra-Putri dan Rusun Guru.
- Sarana Modern: Gedung serbaguna, guest house, kantin bersih, hingga gudang perawatan.
- Olahraga & Rohani: Lapangan bola, lapangan basket, hingga gedung Gereja yang megah di dalam lingkungan sekolah.
Memutus Rantai Kemiskinan
Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah alat untuk mengangkat martabat masyarakat.
"Sekolah rakyat ini merupakan bagian dari spirit Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan amanat UUD 1945 mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar dilaksanakan. Ini hadir sebagai alat mengangkat kualitas hidup masyarakat miskin dengan memberikan pengetahuan dan melatih skill agar mereka menjadi SDM cerdas dan produktif," ungkap Gubernur Melki dengan penuh rasa bangga.
Senada dengan itu, Bupati Kupang Yosep Lede menyampaikan rasa syukur mendalam. Baginya, sekolah ini adalah anugerah yang akan menyelamatkan masa depan anak-anak di pelosok NTT yang selama ini terancam putus sekolah karena kendala biaya.
Sinergi Kilat Pemerintah
Kehadiran sekolah ini merupakan aksi nyata hasil sinergi cepat antara Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang, dan Kementerian PUPR melalui Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis NTT. Gubernur Melki pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga proses pembangunan ini demi manfaat jangka panjang bagi generasi emas NTT.
Kini, akses pendidikan berkualitas bukan lagi milik segelintir orang. Di Sekolah Rakyat, setiap anak NTT punya hak yang sama untuk berdiri tegak, belajar dengan fasilitas terbaik, dan bermimpi setinggi langit.
Editor: LL//gpi
Penulis: Meldo Nailopo
Foto: Gerard
Tidak ada komentar:
Posting Komentar