KUPANG, Pena Indonesia – Kabar gembira bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 tidak hanya akan menjadi panggung adu taktik lapangan hijau, tetapi juga diproyeksikan menjadi "booster" ekonomi bagi para pelaku UMKM di Bumi Flobamora.
Kepastian ini muncul usai Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi Kepala Stasiun TVRI NTT, Jefri, di ruang kerjanya pada Jumat (16/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, terungkap komitmen besar untuk menyiarkan total 104 pertandingan Piala Dunia secara cuma-cuma, sekaligus melibatkan sektor riil dalam setiap euforianya.
Akses Tanpa Batas di Seluruh Pelosok
TVRI telah ditetapkan sebagai pemegang hak siar yang akan menayangkan seluruh laga dari babak penyisihan hingga partai final. Penayangan ini akan dilakukan secara terestrial melalui kanal TVRI Sport dan TVRI Nasional, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Mengingat skala turnamen yang masif, siaran akan berlangsung marathon mulai pukul 22.00 WITA hingga 13.00 WITA setiap harinya. Hal ini dipandang sebagai sarana hiburan yang edukatif dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat NTT tanpa terkecuali.
Target Utama: Perputaran Ekonomi Lokal
Kepala Stasiun TVRI NTT, Jefri, menjelaskan bahwa poin krusial dari penayangan 104 laga ini adalah desain kolaborasi yang melibatkan UMKM lokal. Rencananya, kegiatan nonton bareng (nobar) akan digelar secara masif di kabupaten dan kota se-NTT.
"Kolaborasi ini didesain agar dampak ekonomi dirasakan langsung oleh rakyat. Melalui nobar di titik-titik strategis, kita ingin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memberi ruang bagi UMKM untuk berputar," ujar Jefri.
Gubernur Melki: UMKM Harus Jadi Pemain
Gubernur Melki Laka Lena menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, pemerintah akan memberikan dukungan penuh pada setiap kegiatan yang mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat bawah.
“Semua kegiatan yang bisa menggerakkan ekonomi lokal pasti kami dukung. Saya minta para pengusaha UMKM mengambil bagian dari momentum 104 pertandingan ini agar aktivitas ekonomi meningkat. Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemda di daerah-daerah terkait dukungan teknisnya,” tegas Gubernur Melki.
Sinergi antara Pemprov NTT dan TVRI diharapkan mampu menciptakan standar baru, di mana siaran olahraga berkelas internasional dapat berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi lokal.
Editor: LL//gpi
Penulis: Alex Raditia | Foto: Iqbal Idin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar