KUPANG, Pena Indonesia – Masalah ketersediaan air bersih di Kota Kupang yang telah bertahun-tahun menjadi tantangan besar, kini menemui babak baru. Lewat sebuah langkah strategis, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang resmi menyatukan kekuatan untuk mengelola air bersih secara terpadu.
Momen penting ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BLUD SPAM Provinsi NTT dan Perumda Air Minum Kota Kupang di Ruang Rapat Asisten Sekda Provinsi NTT, Jumat (16/1).
Sinergi Tanpa Batas
Penandatanganan ini tidak hanya sekadar seremoni. Disaksikan langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Wali Kota Kupang Christian Widodo, kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa kepentingan publik berada di atas segalanya.
Gubernur Melki menegaskan bahwa kerja sama ini harus menjadi role model bagi urusan pemerintahan lainnya. Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah dituntut untuk lebih kreatif dan profesional melalui sinergi.
"Kerja sama ini harus menjadi contoh bahwa kita bisa berjalan bersama demi kepentingan publik, baik di tingkat kota maupun NTT secara luas," tegas Gubernur Melki.
Fokus pada Kualitas Hidup
Wali Kota Kupang, Christian Widodo, mengungkapkan bahwa persoalan air di ibu kota provinsi memang kompleks—mulai dari pertumbuhan penduduk hingga kondisi geografis yang menantang. Namun, ia optimistis dengan dukungan penuh Pemprov NTT, hambatan tersebut dapat diatasi.
"Air bukan semata persoalan pipa dan jaringan, melainkan menyangkut kesehatan dan kualitas hidup masyarakat kita," ujar Christian. Ia juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah gencar membenahi infrastruktur, memperbarui peralatan, dan meningkatkan debit air agar pelayanan lebih optimal.
Harapan Baru Warga Kota
Langkah besar ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pimpinan perangkat daerah yang hadir. Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam mewujudkan distribusi air bersih yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Kupang.
Dengan bersatunya dua kekuatan pemerintah ini, masyarakat kini memiliki harapan baru: kran air yang mengalir lebih lancar adalah bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah rakyatnya.
Editor: LL//gpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar