KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, secara resmi membuka Opening Party Developmental Basketball League (DBL) East Nusa Tenggara 2025–2026 di GOR Flobamora Oepoi, Senin (26/1). Ajang basket pelajar bergengsi ini kembali digelar sebagai wadah pembinaan bakat sekaligus pembentukan karakter generasi muda di NTT.
Dalam sambutannya, Serena yang juga merupakan alumni DBL tahun 2014, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan ajang ini yang telah memasuki tahun ke-13 di Kota Kupang sejak pertama kali hadir pada 2013. Menurutnya, DBL memiliki peran strategis dalam melahirkan SDM yang disiplin dan berdaya saing.
"Pemerintah Kota Kupang mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan upaya membangun kualitas sumber daya manusia. DBL bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan ruang bagi pelajar untuk belajar sportivitas, kerja sama tim, dan tanggung jawab," ujar Serena didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Alan Yoga Girsang.
Penerapan Konsep Student Athlete
Penyelenggaraan DBL tahun ini tetap konsisten menerapkan konsep student athlete. PIC DBL East Nusa Tenggara, Marten Bana, menegaskan bahwa prestasi di lapangan harus berjalan selaras dengan prestasi akademik.
"Setiap peserta wajib memiliki nilai akademik minimal 7. Ini adalah standar kami agar para atlet tetap fokus pada pendidikan mereka," jelas Marten.
Kompetisi yang berlangsung hingga 31 Januari 2026 ini diikuti oleh 20 sekolah yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Ngada, Ende, Alor, dan TTS. Terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni basket 5x5, basket 3x3, dan kompetisi dance antarpelajar.
Proyeksi ke Amerika Serikat dan Dampak Ekonomi
Ajang ini menjadi pintu bagi atlet dan pelatih terbaik NTT untuk bersaing di tingkat nasional di Jakarta. Selanjutnya, akan dipilih 12 atlet terbaik yang berkesempatan mengikuti program pelatihan internasional ke Amerika Serikat.
Selain dimensi olahraga, Serena Francis juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan turnamen ini. Kehadiran peserta dari berbagai kabupaten di NTT dinilai memberikan stimulus bagi sektor jasa dan perdagangan lokal di Kota Kupang selama sepekan ke depan.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut perwakilan KONI NTT Frans Sales, Direktur Timor Express Haerudin, serta perwakilan sponsor pendukung.
Editor: dwn//gpi
Source: prokopim setda Kota Kupang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar