KUPANG, Pena Indonesia – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang sejak Jumat (16/1) hingga Sabtu (17/1/2026) dini hari, membawa dampak kerusakan yang cukup meluas. Data terbaru menunjukkan sedikitnya 20 unit rumah warga di Kelurahan Manutapen dan Kelurahan Alak mengalami kerusakan dengan intensitas berat hingga ringan.
Rincian Data Kerusakan Rumah Warga
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, berikut adalah daftar warga yang terdampak menurut tingkat kerusakannya:
Kategori: Rusak Berat
Agustinus Bulu Kali (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Janres Amalo (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Hengki Sudarmaji (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Agustinus Djingi (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Andrianis Liak (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Joel Missa (Manutapen, RT 13 / RW 04)
Agustinus Hana (Alak, RT 13 / RW 07)
Jemri Hana (Alak, RT 13 / RW 07)
Ibu Elsi Koto (Alak, RT 24 / RW 07)
Kategori: Rusak Sedang
Georgina Da Costa (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Jason Nitbani (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Markus Nawa Kota (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Kategori: Rusak Ringan
Marince Djami Raga (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Khornelis Leba Ratu (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Aranci Ormatan (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Welem Riwu (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Benjamin Djara (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Marince Logo Lado (Manutapen, RT 14 / RW 04)
Yopi Logo (Manutapen, RT 13 / RW 04)
Erlin Ndolu (Alak, RT 13 / RW 07)
Respon Pemerintah dan Aparat
Ketua RT 14 Kelurahan Manutapen, Filmon Kay, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Babinkamtibmas untuk melakukan pendataan menyeluruh. Laporan tersebut kini telah diteruskan ke tingkat kelurahan agar langkah-langkah darurat segera diambil guna meringankan penderitaan warga.
"Saat ini sudah dilakukan pendataan dan ditindaklanjuti ke pihak kelurahan untuk mengambil langkah-langkah yang tepat bagi warga terdampak," ujar Filmon.
Di lokasi berbeda, anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Talib, turut meninjau lokasi bencana dan memberikan apresiasi atas kehadiran aparat Polresta Kupang Kota serta perhatian cepat dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam merespon musibah ini.
Himbauan Kewaspadaan
Masyarakat Kota Kupang diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Pihak berwenang menyarankan warga untuk memeriksa kembali kekuatan atap rumah dan tetap berkoordinasi dengan pengurus RT/RW setempat jika terjadi keadaan darurat.
Editor: Redaksi Pena Indonesia
Sumber: Data Lapangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar