Kamis, 04 Desember 2025

Nilai 94,17! Kota Kupang Juara 1 Pengelolaan Anggaran Pusat di NTT, Buktikan Tata Kelola Transparan

KUPANG, Pena Indonesia – Kota Kupang mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat pertama dalam penilaian kinerja pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2025 untuk wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hasil penilaian yang diperoleh adalah nilai akhir 94,17, yang secara resmi diumumkan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTT pada Selasa (3 Desember 2025).

Prestasi ini dicapai berkat kerja keras dan kedisiplinan seluruh unsur Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam mengelola dana yang ditransfer dari pemerintah pusat. Penilaian kinerja pengelolaan TKD dilakukan melalui beberapa indikator kunci, antara lain ketepatan dan kecepatan penyaluran semua jenis dana transfer, kesesuaian pagu anggaran dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta ketertiban pencatatan dan pelaporan melalui aplikasi OMSPAN TKD (Sistem Manajemen Anggaran dan Pelaporan Transfer ke Daerah). Kota Kupang menunjukkan performa yang stabil dan konsisten di semua aspek indikator penilaian tersebut.
 
Sebagaimana diketahui, Transfer ke Daerah merupakan komponen anggaran penting yang dikucurkan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan daerah, pemerataan ekonomi antarwilayah, dan peningkatan kualitas layanan publik bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberhasilan dalam pengelolaan TKD menjadi salah satu indikator penting yang menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
 
Dalam penilaian tahun ini, persaingan antardaerah di NTT tercatat semakin ketat dengan selisih nilai yang sangat tipis. Kabupaten Manggarai Barat menempati posisi kedua dengan nilai 93,98, sedangkan Kabupaten Sabu Raijua berada di posisi ketiga dengan nilai 93,87. Hal ini menunjukkan bahwa semua daerah di NTT sedang berupaya keras untuk menerapkan tata kelola anggaran yang transparan, akuntabel, dan efektif.
 
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian tersebut, yang ia sebut sebagai hasil kerja sama seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari eselon tinggi hingga tenaga teknis yang mengawasi tata kelola anggaran dengan baik. “Kami memastikan bahwa sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, serta penanganan masalah sosial-ekonomi selalu menjadi fokus utama pemanfaatan anggaran pusat, agar setiap rupiah yang diterima dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kupang,” ujarnya dalam keterangan resmi.
 
Selanjutnya, Wali Kota menekankan komitmen Pemkot Kupang untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program pembangunan, sehingga setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat optimal bagi publik. “Prestasi ini bukanlah garis akhir, melainkan sebagai pengingat bagi kita semua untuk terus bekerja lebih baik, lebih transparan, dan lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan warga Kota Kupang,” tambahnya.
 
Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh unsur pemerintah daerah untuk mempertahankan bahkan meningkatkan tata kelola keuangan daerah ke depan, agar pembangunan Kota Kupang terus berjalan lancar dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

Edit: dwn//gpi
Sumber: prokopim kota Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...