Selasa, 16 Desember 2025

Kota Kupang Juara 1 Se-Indonesia dalam Progres Perencanaan, Dapatkan Apresiasi Khusus Bappenas!

Kupang, Pena Indonesia - Kota Kupang mencatatkan prestasi baru di kancah nasional setelah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memberikan Apresiasi Khusus Kinerja dan Inisiatif Pembangunan Daerah. Penghargaan ini diberikan dalam kategori daerah dengan progres perencanaan paling tinggi di Indonesia – yang pertama kalinya didapatkan kota ini dalam dekade terakhir.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Teni Widuriyanti dan Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, serta Manajemen Risiko Pembangunan Bappenas Erwin Dimas. Penerimanya adalah Plt. Kepala Bappeda Kota Kupang Wildrian Ronald Otta, di Kantor Kementerian PPN Jakarta, hari Senin (15/12).
 
Ini menjadi bukti kuat bahwa Kota Kupang telah melakukan kemajuan signifikan dalam hal kualitas, konsistensi, dan keselarasan dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Selain Kupang, provinsi Papua Pegunungan dan Kabupaten Bone Bolango – sebagai daerah otonomi baru – juga mendapatkan apresiasi sama karena kecepatan dan kemampuan beradaptasi dalam menyusun fondasi perencanaan.
 
Menurut Teni Widuriyanti, tahun 2025 adalah momentum krusial karena menjadi awal implementasi penuh seluruh dokumen perencanaan pasca peralihan kepemimpinan nasional dan daerah. "Semua tahapan perencanaan, mulai dari RPJPD 2025-2045, RPJMN 2025-2029, hingga rencana kerja pusat dan daerah, harus saling selaras. Sumber pertumbuhan nasional terletak di daerah – kalau daerah tidak bergerak, target nasional tak akan tercapai," tegasnya. Ia menambahkan, apresiasi ini bukan hanya penghargaan, melainkan alat untuk memperkuat sinergi pusat-daerah dan mempromosikan praktik baik yang bisa ditiru daerah lain.
 
Bappenas menilai bahwa progres Kota Kupang tidak hanya terlihat dari kelengkapan dokumen, tetapi juga dari kedalaman analisis, kerja sama lintas sektor, serta keberanian melakukan inovasi kebijakan sebagai landasan transformasi pembangunan.
 
Selain kategori khusus ini, Bappenas juga memberikan apresiasi kepada sejumlah provinsi (seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung), kota (seperti Depok, Magelang, Palu), dan kabupaten (seperti Sidoarjo, Bandung, Bantul). Proses penilaian melibatkan 114 Tim Penilai Teknis dan 16 Tim Penilai Utama, dengan fokus pada tiga aspek utama: kualitas perencanaan, pencapaian indikator pembangunan dan tata kelola, serta program unggulan yang berdampak langsung pada RPJMN.
 
Erwin Dimas menyatakan bahwa ke depan, daerah penerima apresiasi termasuk Kota Kupang akan mendapatkan dukungan untuk meningkatkan kapasitas manajemen risiko pembangunan. "Setiap program prioritas harus diidentifikasi risikonya sejak awal, disusun solusinya, dan dikendalikan secara teratur. Pendekatan ini akan kami dorong agar pelaksanaan pembangunan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan," jelasnya.
 
Dengan apresiasi ini, Kota Kupang ditetapkan sebagai salah satu daerah yang siap menjadi penggerak pembangunan nasional dari kawasan timur Indonesia, selaras dengan target pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
 
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo, yang ditemui pada kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa penghargaan ini adalah bukti kerja keras dalam perencanaan yang mulai menunjukkan hasil nyata. "Penghargaan ini bukan akhir dari perjalanan, tetapi tanda bahwa Kota Kupang berada di jalan yang benar. Kami membangun perencanaan dengan serius, terukur, dan berfokus pada kebutuhan nyata masyarakat," ujarnya. 

Menurutnya, perencanaan yang kuat adalah kunci agar program pembangunan benar-benar memberi manfaat dan tidak terjebak hanya pada proses administratif. "Kami yakin, pembangunan yang baik selalu dimulai dari perencanaan yang matang. Kalau perencanaannya rapi, pelaksanaannya lebih terarah, dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga," pungkasnya.
 
Penulis: dwn//gpi
Source : Prokopim Kota Kupang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...