Senin, 05 Januari 2026

Perkuat Hubungan Bilateral Lewat Pariwisata, Gubernur NTT Sambut Kunjungan Wisatawan Australia di Kupang

KUPANG, Pena Indonesia – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) secara resmi menyambut kedatangan rombongan wisatawan mancanegara asal Australia yang melakukan tur menggunakan kapal pesiar mewah Paspaley Pearl. Penyambutan dilakukan langsung oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam sebuah jamuan resmi di La Cove Bar & Resto, Pantai Lasiana, Minggu (4/1/2026).
​Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian tur tiga hari (4–6 Januari 2026) yang mencakup destinasi unggulan di NTT, mulai dari Kota Kupang, Alor, hingga Lembata. Momentum ini dinilai strategis dalam memperkuat posisi NTT sebagai destinasi wisata kelas dunia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Australia.

​Promosi Budaya dan Ekonomi Kreatif
​Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa kehadiran wisatawan internasional bukan sekadar angka kunjungan, melainkan bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya bumi Flobamorata. Sebagai bentuk apresiasi, para tamu disuguhi berbagai pangan lokal khas NTT serta diperkenalkan dengan ragam produk UMKM unggulan.

​"Atas nama Pemerintah dan masyarakat NTT, saya menyampaikan rasa sukacita. Terima kasih telah memilih NTT sebagai bagian dari perjalanan Anda. Kunjungan ini bukan hanya perjalanan wisata, tetapi menjadi momen persahabatan dan perjumpaan antarnegara yang bermakna," ujar Gubernur Melki.

​Memperkenalkan Potensi Bahari dan Tradisi
​Gubernur memaparkan bahwa setiap wilayah yang dikunjungi rombongan Paspaley Pearl memiliki keunikan tersendiri. Setelah dari Kupang, para wisatawan dijadwalkan menuju Alor yang telah dikenal dunia sebagai salah satu lokasi selam (diving) terbaik.

​Selanjutnya, perjalanan akan berakhir di Lembata, sebuah wilayah dengan identitas maritim yang kuat. Gubernur secara khusus menyoroti tradisi perburuan paus di Lembata yang tetap dijaga sebagai simbol keseimbangan alam dan nilai spiritual masyarakat setempat.

​“Kupang adalah gerbang utama dengan keramahan masyarakatnya. Dari sini, Anda akan menyaksikan Alor dengan harmoni bawah lautnya, hingga Lembata yang memegang teguh tradisi leluhur sebagai bentuk penghormatan terhadap laut,” tambahnya.

​Acara penyambutan ditutup dengan interaksi hangat, di mana Gubernur bersama para tamu undangan dan wisatawan Australia larut dalam nyanyian dan tarian bersama. Hal ini menunjukkan kesiapan NTT dalam menyambut kunjungan skala internasional dengan standar layanan pariwisata yang mengedepankan nilai-nilai lokal.

​Turut mendampingi Gubernur dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Noldy Pellokila, serta Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Selfi Nange.

Penulis: LL//gpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...