Dalam pidato penutupannya, Eurico Guterres menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia, pimpinan sidang, serta seluruh peserta kongres yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta kongres hadir dari 10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dengan laporan dari 2 DPW lainnya, serta 13 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) eks Kabupaten Timor Timur dan 7 DPD di daratan Timor, termasuk Kabupaten Alor. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan eks pejuang Timor Timur se-Indonesia.
Meskipun sempat menyatakan tidak berkeinginan lagi menjabat sebagai ketua umum, Eurico menegaskan bahwa ia menerima amanat tersebut sebagai seorang pejuang dan patriot. “Saya sebenarnya tidak ingin lagi menjadi ketua umum, saya harus tahu diri karena saya belum bisa, belum mampu menjawab semua yang diinginkan oleh masyarakat eks Timor Timur di seluruh tanah air,” ujarnya. Namun, ia menambahkan, “Karena ini adalah keputusan kongres dan amanat para ex pejuang Timor Timur, saya sebagai pejuang dan patriot menerima ini dengan baik dan siap menjalankan amanat tersebut.”
Mandat utama yang akan diperjuangkan FKPTT selama lima tahun ke depan adalah fokus pada “Lima Pilar Kesejahteraan,” yang meliputi veteran, perumahan, pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja. Eurico Guterres menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pilar-pilar tersebut sangat bergantung pada persatuan dan perjuangan bersama. “Semua ini akan berhasil kita wujudkan kalau kita berjuang bersama-sama, karena saya sendiri belum tentu bisa,” tegasnya.
Ia juga diberi waktu 15 hari untuk menyusun struktur kepengurusan DPP periode 2025-2030. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah merumuskan masukan dari kongres untuk diajukan kepada pemerintah dan melakukan konsolidasi organisasi secara internal. Menutup pidatonya, Eurico berjanji akan terus memperjuangkan harkat dan martabat eks pejuang Timor Timur, meskipun harus menghadapi berbagai tantangan. “Saya percaya, kebenaran itu hanya bisa disalahkan, tapi kebenaran itu tidak bisa dikalahkan. Cepat atau lambat, kebenaran akan datang dan berbicara,” tuturnya.
Dengan terpilihnya kembali Eurico Guterres sebagai Ketua Umum FKPTT, diharapkan organisasi ini dapat terus memperjuangkan kesejahteraan dan harkat martabat eks pejuang Timor Timur, terutama melalui implementasi 'Lima Pilar Kesejahteraan' yang menjadi fokus utama dalam periode kepemimpinan 2025-2030. Diharapkan pula, FKPTT dapat bersatu dan berjuang bersama untuk mewujudkan tujuan-tujuan tersebut, serta menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah dalam mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi para anggotanya.
Penulis: dwn//gpi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar