Jumat, 06 Februari 2026

Genapi 20 Gerai di NTT, Gubernur Melki Resmikan NTT Mart Flores Timur Sebagai Hub Produk Lokal

LARANTUKA, Pena Indonesia – Ekspansi NTT Mart mencapai titik ke-20 dengan resminya operasional gerai di Kabupaten Flores Timur. Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, meresmikan langsung fasilitas yang berlokasi di Taman Kota Feliks Fernandez tersebut pada Kamis (5/2/2026).

​Gubernur Melki menyatakan bahwa NTT Mart merupakan instrumen strategis pemerintah untuk mengonsolidasi produk lokal melalui skema OVOP (One Village One Product), OSOP (One School One Product), dan OCOP (One Community One Product).

Integrasi Perbankan dan Akses Pasar
Selain sebagai tempat pemasaran, Gubernur menekankan pentingnya peran perbankan dalam memperkuat struktur IKM-UMKM. Sinergi melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) diharapkan tidak hanya memberikan modal, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan teknis pelaku usaha.

​"NTT Mart adalah simpul ekonomi yang menghubungkan petani, nelayan, dan pengrajin langsung ke konsumen hingga level internasional. Kita harus menggunakan produk NTT dalam setiap kegiatan resmi sebagai bentuk dukungan nyata bagi ekonomi daerah," tegas Melki.

​Kesiapan Produk Lokal
Kepala Dinas Perindag NTT, Zeth Sony Libing, menjelaskan bahwa seluruh produk yang tersedia di NTT Mart Flores Timur telah melalui proses kurasi. Saat ini, terdapat 31 IKM/UMKM lokal yang memasarkan produk kriya, fesyen, hingga kuliner dengan standar daya saing tinggi.

​Pj. Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, mengapresiasi kehadiran gerai ini sebagai solusi nyata bagi kendala pemasaran yang selama ini dialami pelaku usaha di wilayahnya. Ia optimistis kehadiran NTT Mart akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Flotim.

Dukungan Lintas Sektor
Hadir dalam peresmian tersebut:
​Albert Ola Sinuor (Ketua DPRD Flores Timur), 
​Heide Dolorito Dihen (Ketua Dekranasda Flores Timur) dan Unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh agama dan masyarakat.

​Peresmian gerai ke-20 ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam memperkuat rantai pasok produk lokal di seluruh daratan Flobamorata.

Editor: LL//gpi
Source: biro humas prov NTT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Wagub Johni Asadoma: Jangan Tunggu Sekarat, Deteksi Dini Kanker Itu Harga Mati!

KUPANG, Pena Indonesia – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melempar peringatan keras kepada warga, khususnya kaum perempuan di NTT. Pesanny...